Pajak Selangit, Suzuki Indonesia Jajal Sodorkan Katana

Pajak Selangit, Suzuki Indonesia Jajal Sodorkan Katana
Suzuki Katana Terbaru yang dibyong ke pameran motor internasional, Intermot 2018 - dok.Visordown

Jakarta, Motoris – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) 2W berniat menyuguhkan Suzuki Katana versi anyar bagi konsumen di Indonesia mulai 2019. Namun, itu dengan catatan jika respons pasar di Tanah Air juga positif terhadap moge terbarunya yang baru diperkenalkan di ajang Intermot, Cologne, Jerman, awal Oktober lalu.

Kabar tersebut terungkap dari pernyataan Marketing and Bussiness Development Head PT SIS 2W, Yohan Yahya, yang ditemui di sela acara peresmian ekspor skutik Suziki NEX II di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (22/10/2018). “Ya, kita coba tahun depan. Tapi, sebelumnya kita lihat dulu responsnya (pasar Indonesia) bagaimana,” tutur dia.

Meski Yohan tak terus terang bakal memperkenalkan motor itu di gelaran Indonesia Motorcycle Show 2018, akhir Oktober hingga awal November nanti, namun kabar yang beredar menyebut demikian.  “Ya kita tunggu saja. Yang pasti, di sini (IMOS) banyak kejutan lah pokoknya,”  ucap Yohan.

Dia juga tak menampik tantangan yang dihadapi motor gede (Moge) di pasar saat ini semakin berat. Selain nilai tukar rupiah terhadap dolar yang semakin melemah, juga aturan baru di bidang impor dengan instrumen Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 yang menjadi 10% serta Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM).

Baca juga: Michio Suzuki, si Tukang Kayu Pendiri Kerajaan Suzuki (1)

Ilustrasi, pengendaraan Suuki Katana terbaru – dok.Visordown

Kolega Motoris di Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Kementerian Perdagangan RI, menyatakan, meski pajak terus naik namun minat penggemar moge di Indonesia tak pernah surut. Tercatat, impor terus meningkat.

“Sebelum kebijakan pengendalian impor termasuk moge di atas 500 cc, moge yang masuk ke dalam negeri masih cukup banyak. Kenapa begitu? Karena pasarnya memang ada, permintaan masih terjadi. Padahal, PPh masih 7%, PPnBM saat itu 75%. Apalagi sekarang, PPnBM naik (125%), PPh jadi 10%. Belum impor duty 50%,” ucapnya saat dihubungi, Selasa (23/10/2018).

Data Asosiasi Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukan, sepanjang tahun 2017 lalu, penjualan moge atau motor dengan mesin di atas 250cc sebanyak 927 unit. Jumlah tersebut bertambah banyak hampr 200 unit dibanding penjualan selama tahun 2016 yang sebanyak 735 unit. Sedangkan hingga Agustus kemarin, impor motor gede  di atas 250cc telah mencapai 700-an unit lebih.

Baca juga: Pajak Moge Naik, Kawasaki Terima Nasib

Suzuki Katana versi baru – dok.Visordown

Sebelumnya, Suzuki Motor melahirkan kembali Katana versi anyar – yang sejak tahun 2006 tak diproduksi lagi – di hajatan Intermot 2018 di Jerman, pada 2-17 Oktober lalu. Versi ini dibekali mesin yang sama dengan Suzuki GSX-S1000R yakni 999 cc empat silinder segaris dan berpendingin cairan. Mesi diklaim mampu menyemburkan tenaga hingga 150 hp pada 10.000 rpm, dan torsi 108 Nm pada 9.500 rpm. (Ara)

FOLLOW IG @MotorisIndonesia, TWITTER @MotorisID, dan FB Page @MotorisIndonesia, buat info dan grafis otomotif terkini lainnya. “Gempur Pasar Dunia Fitur KTM Duke 125 Cukup Oke.”

CATEGORIES
TAGS
Share This