Jualan Ambrol, Datsun Sodorkan Go-Live Spesial Rp 134 Jutaan

Jualan Ambrol, Datsun Sodorkan Go-Live Spesial Rp 134 Jutaan
All New Datsun GO-Live Special Version di IMX 2018 - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Menjelang tutup tahun 2018, Datsun Indonesia mengumumkan harga varian barunya yakni Datsun GO-Live Special Version dengan banderol Rp 134,39 – 149,89 juta on the road Jakarta. Kehadiran Datsun dengan tampilan klimis ini menjadi amunisi baru setelah penjualan LCGC itu babak belur di sepanjang tahun ini.

Seperti disebutkan dalam siaran pers Datsun Indonesia, Rabu (5/12/2018) kemarin, Datsun Go-Live versi spesial ini disuguhkan dalam dua tipe, yakni bertransmisi manual dan X-Tronic Continously Variable Transmission (CVT).

“Tampilan Datsun GO-live special version tampak berbeda di keramaian. Selain desain yang menarik, di model ini juga disematkan dengan teknologi pintar dan fitur untuk menunjang kenyamanan berkendara, membuatnya menjadi pilihan yang tepat dengan harga yang kompetitif. Mobil ini juga tersedia dalam jumlah terbatas,” ungkap Head of Datsun Indonesia, Masato Nakamura.

Datsun GO-Live Special Version di IMX 2018 – dok.Motoris

Faktanya, tampilan Datsun versi ini memang cukup oke. Aero kit yang mencuatkan kesan agresif, aksen warna kuning di spoiler depan, protektor rear diffuser, body side molding, rear roof spoiler telah membuat tampilan Datsun Go-Live ini klimis. Begitu pun dengan gril berpola heksagonal dibalur kelir hitam plus pelek alloy 15 inci yang disaput warna hitam.

Babak belur
Lantas, bagaimana dengan prospek penjualanversi spesial ini? Tentu waktulah yang akan menjawabnya. Namun yang pasti, sepanjang Januari-Oktober lalu penjualan Datsun memang babak belur.

Adalah data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang menyatakan fakta tersebut. Menurut data asosiasi industri kendaraan bermotor di Tanah Air itu, di rentang waktu 10 bulan pertama tahun ini, penjualan Datsun – dari pabrik ke diler atau wholesales – sebanyak 7.415 unit.

Jumlah itu ambrol 14,74% dibanding penualan di kurun waktu yang sama tahun 2017 lalu. Sehingga, sampai Oktober raihan pangsa pasar Datsun di segmen LCGC tak lebih dari 3,38%.

Dia berada di urutan bawah di daftar penjualan LCGC yang ‘bertarung’ di segmen tersebut. Di segmen ini selain Datsun ada Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Honda Brio, Toyota Calya, dan Daihatsu Sigra.

Datsun Cross, model andalan yang bukan menyasar segmen mobil murah (LCGC). dok. Datsun

Sementara, tantangan yang harus dihadapi di tahun depan juga tak kecil. Potensi kenaikan bunga kredit akibat dikereknya BI Rate menjadi 6% juga sangat tinggi kemungkinannya.

Lagi-lagi data Gakindo menyebut, di rentang waktu Januari-Oktober kemarin total penjualan LCGC dari pabrik ke diler atau wholesales sebanyak 190.733 unit atau menciut 4,28% dibanding rentang waktu yang sama di tahun lalu.  Bahkan, di Januari-Oktober penjualan hanya 190.733 unit atau turun 4,28% dibanding periode sama tahun 2017. (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This