Harga Lebih Mahal, Tapi Honda Forza Laris Manis

Harga Lebih Mahal, Tapi Honda Forza Laris Manis
Skutik maxi Honda Forza 250 dipamerkan di gelaran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018 yang berlangsung 31 Oktober - 4 November 2018 - dok.Motoris

Surabaya, Motoris –Meski banderolnya lebih mahal ketimbang pesaing Yamaha XMax, namun tak menyurutkan minat konsumen untuk meminang skutik Maxi Honda Forza. Sejak diluncurkan Agustus lalu, hingga awal Desember pemesanan skutik berbanderol Rp 76,5 juta (on the road Jakarta) ini sudah tembus 1.000 unit.

“Yang terpesan sampai awal Desember sudah 1.000 unit. Nah, untuk delivery-nya (pengirimannya) ke konsumen sudah mencapai 90%. Ya memang pada awal-awal sedikit agak mundur dari target waktu pengiriman, tapi semua oke setelahnya. Pengiriman sudah berlangsung bagus,” tutur Markering Director PT Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya, saat ditemui di sela acara pengumuman pemenang Kompetisi Keterampilan Teknisi Honda Asia-Oceania, di Surabaya, Kamis (20/12/2018).

Menurut Thomas, pihaknya dengan cepat memberitahukan kepada pemesan soal proses pengiriman unit Forza yang mereka pesan. “Termasuk kapan kedatangan unitnya, kepastian unitnya ready. Jadi kita komunikasikan, untuk me-maintain customer,” ujarnya.

Jurus itu ternyata cespleng. Para pemesan masih tetap setia dan bersedia menunggu hingga unit yang mereka pesan datang.

Baca juga: Honda Forza 250 Laris, Sayang Pengiriman Molor

Honda Forza 250 di Jakarta dibanderol Rp 76,5 juta on the road – dok.AHM

“Para pemesan ini bukan hanya dari kalangan loyalis merek Honda (dari mereka yang sebelumnya telah memiliki motor Honda) saja, tetapi juga orang yang baru pertama membeli motor Honda,” ucap Thomas.

Rasional
Tertariknya konsumen yang baru pertama kali ke merek Honda terhadap Forza, kata Thomas, dikarenakan mereka mengetahui kualitas skutik maxi bermesin 250 cc itu. Maklum, lanjut Thomas, segmen pasar skutik ini adalah orang-orang yang sangat familiar dengan bidang informasi digital dan media sosial.

“Sehingga, apa yang terjadi di luar negeri sana tentang Forza, mereka dengan cepat mengetahuinya. Karena memang dari segi kualiats bagus, sehingga mereka tertarik. Salah satu karakter dari konsumen di segmen ini adalah sangat rasional, value for money, kemudian soal teknologi, fitur, dan desain begiu mereka perhatikan,” terang Thomas.

Dia juga tak menampik ada kemungkinan sebagian dari mereka adalah konsumen motor sport dengan kapasitas mesin yang sama. Meski, mengaku tak meneliti secara khusus tentang kemungkinan konsumen motor sport adalah pembeli Honda Forza, namun faktanya saat ini ada pergeseran seperti itu.

Secara umum, segmen pasar motor sport di rentang waktu Januari-November lalu menurun hingga sekitar 10% dibanding rentang waktu yang sama dua tahun terakhir. “Selain karena faktor ekonomi,” ucap Thomas.

Baca juga: Gesits dan Honda Adu Cepat Bertarung di Pasar Motor Listrik

Honda Forza 250 – dok.Istimewa

Namun, yang pasti, sebut Thomas pemesanan terus mengalir begitu Forza hadir di Tanah Air. Upaya untuk mempersingkat masa inden pun dilakukan PT AHM. Kini masa inden dipastikan maksimal hanya satu bulan saja.

Harga skutik Honda Forza ini memang lebih mahal Rp 18,7 juta dibanding pesaingnya, Yamaha XMax. Skutik Yamaha itu dihargai Rp 57.800.000 on the road Jakarta. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This