Jerman Bikin Mobil Listrik Murah Seharga Avanza

Jerman Bikin Mobil Listrik Murah Seharga Avanza
Mobil listrik murah asal Jerman ini, dibanderol setara dengan Toyota Avanza. dok. Carscoops

Munich, Motoris – Bicara dunia otomotif, kalau sudah menyasar negara Jerman, sudah pasti identik dengan merek mobil mewah, teknologi tinggi, dan mahal. Tapi, buat e.Go Mobile Life, dua kata deskripsi awal boleh jadi benar, tapi disebut mahal, enggak juga.

Perusahaan e.Go Mobile, adalah produsen mobil listrik asal Jerman yang fokus mengembangkan mobil berteknologi listrik murni (electric vehicle/EV) murah. Kami sebut murah, karena harga mobil ini setara dengan satu unit Toyota Avanza, model terlaris di Indonesia, sekitar Rp 200 jutaan.

Toyota Prius saja, yang berbekal teknologi semi listrik murni, alias hybrid, banderolnya di Indonesia tembus Rp 600 jutaan. Jadi, boleh lah digolongkan sebagai, EV murah. Mobil listrik murah juga ada sebenarnya di Cina, tapi sejauh ini belum ada yang berhasil diekspor, cuma jago kandang.

Nama e.Go Mobile memang masih asing terdengar di telinga para petrol head, tapi dalam waktu dekat, perusahaan ini bakal menggema lebih besar lagi.

Baca juga: Penerbitan Perpres Mobil Listrik Bisa Meleset dari Target

Genrenya city car, muat mengangkut 4 orang dewasa. dok Carscoops

Perusahaan ini, diciptakan oleh profesor Gunther Schuh. Pria dibalik van listrik terlaris di Eropa, StreetScooter yang mulai dijual ke Deutsche Post pada 2014 lalu. Sukses ini kemudian membuat Gunther punya modal untuk membangun e.Go Mobile, kemudian mengalir suntikan dana dari produsen komponen Jerman, ZF Friedrichshafen, sebesar 135 juta euro.

Dalam perusahaan ini, kedua pihak bekerjasama mengembangkan proyek lain, minibus otonomos.

Kembali ke mobil listrik murah e.Go Mobile, model perdananya punya nama ‘Life’. Mobil kota berdimensi kompak yang muat menampung 4 orang dewasa. Pajang dimensi bodinya, kira-kira sedikit lebih pendek dari Fiat 500.

Life ditawarkan dalam tiga varian, dibedakan dari bekalan baterai yang digunakan.Varian terendah, e.Go Life 20, dibekali baterai 14,9 kWH, bertenaga 27 hp, motor listrik, dan punya jarak tempuh sampai 121 km. Di Jerman, mobil ini harganya tergolong murah buat EV, hanya 15.900 euro alias Rp 262,9 juta.

Baca juga: Thailand Jadi Pusat Produksi Mobil Listrik, Indonesia Mulai Tersengat

Karena murah, e. Go Life, punya interior sederhana, tidak mencirikan mobil Jerman yang biasanya jelimet dasbor-nya. dok. Carscoops

Varian kedua, Life 40, berbekal baterai 12,1 kWh bertenaga 54 hp, dengan jarak tempuh 142 km. Kemudian, varian teratas, ada Life 60, berbekal baterai 12,5 kWh menghasilkan tenaga 80 hp, dengan jarak tempuh 184 km, dengan harga 19.900 euro atau Rp 329,2 juta.

Meski belum resmi meluncur, e.GO Life diklaim sudah terpesan hingga 3.200 unit, padahal belum diproduksi massal. Mengutip Bloomberg, perusahaan ini baru mulai merakit Life mulai Maret 2019 di pabrik Aachen, disusul pengiriman perdana beberapa bulan kemudian.  Target besarnya, pada 2022, e.GO Mobile berharap bisa memproduksi 100.000 unit per tahun.

Sumber: Carscoops

(sna)

CATEGORIES
TAGS
Share This