Pikap Suzuki Masih Ngegas Jelang Tahun ‘Panas’

Pikap Suzuki Masih Ngegas Jelang Tahun ‘Panas’
PIkap Suzuki Carry - dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – Sepanjang Januari-November lalu penjualan kendaraan komersial yang terdiri dari bus, pikap, dan truk mencapai 240.902 unit atau naik 18,9% dibanding periode sama tahun lalu yang sebanyak 202.570 unit. Khusus untuk pikap kenaikan penjualan mencapai 12%.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, di segmen pikap, Suzuki – yang terdiri dari pikap Carry dan Mega Carry – menjadi pikap terlaris. Penjualan ritel kendaraan ini di rentang waktu 11 bulan pertama, mencapai 46.073 unit.

Bahkan Suzuki Carry unit menjadi mobil terlaris kelima di dalam daftar penjualan mobil (secara ritel) di Tanah Air dengan total jumlah 36.092 unit. Pencapaian Suzuki ini tentu prestasi tersendiri, karena ngegas menjelang tahun panas 2019 yang diwarnai suhu politik yang meningkat.

“Saya enggak hafal angkanyanya, tapi kenaikan tahun ini (Januari-November), penjualan pikap mencapai sekitar 14-14,5% dibanding tahun lalu. Permintaan dari sektor pertanian dan perdagangan. Logistik,” tutur 4W Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Setiawan Surya saat dikonfirmasi, akhir pekan lalu.

Pikap Suzuki – dok.Motoris

Menurutnya, di internal Suzuki, varian pikap memberi sumbangan penjualan sebesar 42% dari total penjualan yang dibukukan di kurun waktu Januari hingga November. Di periode ini Suzuki mencatatkan penjualan sebanyak 109.698 unit (wholesales).

Setiawan mengaku optimis kendaraan pikap masih akan laris meski banyak kalangan yang memprediksi penjualan mobil di tahun itu bakal stagnan karena ada beberapa persoalan. Menurunnya harga komoditas, kemungkinan masih lemahnya nilai tukar dolar, hingga perhelatan politik pemilihan umum diduga bakal menjadikan orang menunda pembelian.

“Tetapi sektor-sektor yang menyerap kendaraan pikap itu kan banyak juga di sektor perdagangan dan logistik yang terkait dengan konsumsi. Sektor konsumsi akan berputar terus meski ada beberapa persoalan di makro ekonomi atau bahkan politik,” tutur Setiawan.

Data Gaikindo menunjukan, sepanjang Januari-November penjualan truk meningkat 28%, dari 81.334 unit di tahun lalu menjadi 104.311 unit di tahun ini. Sedangkan penjualan pikap naik 12% dan bus 2,4%. (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This