Volvo Asal Cina Mulai Rangsek Asia Tenggara

Volvo Asal Cina Mulai Rangsek Asia Tenggara
Volvo S90 model tahun 2019 - dok.buycar.co.uk

Singapura, Motoris – Volvo Cars telah mengekspor produk-produk yang dibuat di Cina ke wilayah Asia Tenggara, dan tahap pertama ke Singapura. Ada dua model Volvo asal Cina yang dikirim ke Negeri Singa itu, yakni sedan Volvo S90 dan crossover XC60.

Seperti dilaporkan laman The New Straits Times dan sgcartmart, akhir pekan lalu, Managing Director Volvo Singapura, Sabrina Sng, mengatakan, Volvo menjadi merek non Cina pertama yang mengekspor mobil buatan Negeri Tirai Bambu itu. “Kualitas mobil itu hebat, tidak berbeda dengan yang ada sebelumnya (yang dibuat di Eropa),” kata Sabrina.

Namun, dia memastikan meski diproduksi di Asia, harga Volvo asal Cina itu tidak menurun. Sabrina juga memastikan, para pelanggannya tidak mempermasalahkan asal atau lokasi di mana mobil itu diproduksi.

Pernyataan senada dingkapkan pakar di Nanyang Business School, Zafar Momin. “Saya cukup yakin tidak akan ada dampak jangka panjang pada daya tarik merek Volvo buatan Cina. (sebab) Cina telah menutup celah kualitas dengan mobil yang sudah (memiliki reputasi) mapan,” kata dia.

Baca juga: Gandeng Cina, Indonesia Bikin Baterai Listrik

Ilustrasi Volvo XC60 yang diproduksi di Eropa – dok.Istimewa

Namun, pendapat berbeda diungkapkan seorang loyalis merek Volvo di negara itu, Benjamin Tan. Menurutnya, faktor lokasi tetap berpengaruh.

Bahkan pegawai negeri berusia 48 tahun ini menyebut, produk yang dibuat di Cina bakal menjadi stigma. Lokasi pembuatan yang tidak lagi di tempat asal, disebutnya memberi nilai rasa negatif. “Ini stigma yang melekat pada Volvo sekarang karena beberapa model diproduksi di Cina,” ungkap Benjamin.

Volvo Cars kini dimiliki oleh produsen mobil Cina, Zhejiang Geely Holdings. Varian sedan S90 dibuat di pabrik Volvo Cars di Daqing, sedangkan XC60 dibuat di pabrik Geely di Chengdu. (Ara)

 

Click for more graphics…

CATEGORIES
TAGS
Share This