Pelipur Lara Honda, Skutik Vario Gedor Pasar Ekspor

Pelipur Lara Honda, Skutik Vario Gedor Pasar Ekspor
Ekspor Honda Vario series melonjak - dok.PT AHM

Jakarta, Motoris – Sepanjang tahun 2018 kemarin ekspor sepeda motor Honda secara utuh (CBU) yang dilakukan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) telah mencapai 181.742 unit meski tertinggal oleh Yamaha, yang mengekspor 341.240 unit. Kendati begitu, ada catatan gemilang yang ditorehkan salah satu model Honda yang diekspor, yakni Honda Vario Series.

Sepanjang tahun itu, jumlah ekspor model itu meroket hingga 94% dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah yang dilaporkan ini meliputi ekspor dalam wujud utuh maupun terurai. Artinya, skutik ini menjadi pelipur lara bagi Honda yang masih tertinggal dalam ekspor secara utuh alias CBU.

“Sepanjang 12 bulan tahun lalu, AHM berhasil mengekspor 60.308 unit Honda Vario series baik secara utuh (CBU/Completely Built Up) dan terurai (CKD/Completely Knocked Down). Sementara pada periode yang sama 2017, AHM melakukan pengiriman ke luar negeri hanya 31.008 unit Honda Vario series.,” bunyi keterangan resmi AHM, Rabu (24/1/2019).

Selain Honda Vario series, AHM mengekspor beberapa model sepeda motor, mereka adalah Honda BeAT series Supra GTR150, Honda Blade, Honda Sonic 150, Honda CRF, Honda CBR series, serta Honda CB150R Streetfire. Pengiriman ekspor secara CBU tersebar di negara Filipina dan Bangladesh.

Skutik Honda Vario selain moncer di dalam negeri juga menjadi penopang ekspor Honda Indonesia – dok.PT AHM

“Sedangkan dalam bentuk CKD, produk sepeda motor karya anak bangsa sudah dikirim kenegara Vietnam, Malaysia, Jepang, Thailand, dan Kamboja,” sebut AHM.

Selain Honda Vario series, AHM juga berhasil memasarkan beberapa model sepeda motor buatan anak bangsa lainnya di pasar ekspor, antara lainHonda BeAT series Supra GTR150, Honda Blade, Honda Sonic 150, Honda CRF, Honda CBR series dan Honda CB150R Streetfire. Pengiriman ekspor secara CBU tersebar di negara Filipina dan Bangladesh.

“Sedangkan dalam bentuk CKD, produk sepeda motor karya anak bangsa sudah dikirim kenegara Vietnam, Malaysia, Jepang, Thailand, dan Kamboja.” Sebut AHM.

Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukan, ekspor sepeda motor secara utuh (CBU) sejak lima tahun lalu terus meningkat. Pada tahun  2014 ekspor masih sebanyak 41.746 unit, tahun 2015 menjadi 228.229 unit, dan tahun 2016 telah mencapai 284.065 unit.

Kenaikan terus terjadi di tahun 2017 dengan total ekspor sebanyak 431.187 unit. Bahkan di tahun 2018 lalu telah mencapai 630.621 unit. (Ara).

CATEGORIES
TAGS
Share This