Pikap Suzuki Carry Versi Baru Segera Hadir di Tanah Air

Pikap Suzuki Carry Versi Baru Segera Hadir di Tanah Air
Pikap Suzuki Carry - dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – Setelah PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) secara diam-diam menghentikan produksi pikap Mitsubishi Colt T120SS di Januari 2019 ini, bisa dipastikan pikap Suzuki Carry yang merupakan kembarannya juga bakal mengalami nasib serupa. Namun, kemungkinan model ini bangkit lagi dalam versi baru seperti yang diisyaratkan PT Suzki Indomobil juga sangat kuat.

Kemungkinan muncul pikap Suzuki Carry anyar terungkap dari pernyataan Presiden Direktur PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS), Seiji Itayama, saat ditemui Motoris di sela konferensi pers piala AFF Suzuki 2018 di Jakarta, Minggu (4/11/2018) silam. Dia mengatakan, pikap andalannya ini memang belum memenuhi syarat standar emisi Euro4 yang sudah berlaku sejak 1 Oktober 2018.

Lantaran itulah, PT SIS – bersama MMKSI, PT Astra Daihatsu Motor – mengajukan dispensasi ke pemerintah agar bisa memproduksi dan menjual pikap Suzuki Carry hingga Maret 2019.

“Pikap kami, Suzuki Carry yang ada saat ini, emisinya memang belum memenuhi standar Euro 4. Tetapi kami bersama dengan merek lain seperti Daihatsu, Mitsubishi, dan lainnya telah mengajukan permohonan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk meminta dispensasi perpanjang hingga akhir Maret 2019 nanti. Dan dikabulkan, artinya Futura yang ada sekarang masih boleh dijual dan penjualannya masih oke,” papar Itayama.

Perayaan berakhirnya produksi Mitsubishi Colt T120SS – dok.Instagram

Meski tak menyebutkan kapan waktunya secara tepat, namun Itayama menegaskan akan ada versi baru dari pikap Carry yang emisinya sesuai dengan standar emisi Euro 4. “Oh itu pasti ada. Tunggu saja ya,” ucap dia.

Pernyataan Itayama diperkuat oleh Deputy Managing Director PT SIS, Setiawan Surya.“Penjualan Suzuki Carry tu menjadi backbone kendaraan komersial Suzuki di Indonesia. Bahkan, menguasai market. Tentu ini akan kita pertahankan, tapi kapan waktunya (diluncurkan Carry baru), apakah akan menggunakan mesin baru atau penyempurnaan dari yang lama?, ditunggu saja,” tutur Setiawan saat dihubungi, Jumat (25/1/2019).

Pilar penjualan
Menurut Setiawan Carry merupakan pilar penjualan karena memberi sumbangan hingga 60% dari total penjualan pikap Suzuki. Setiawan tak asal bicara. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan sepanjang 2018 lalu, Suzuki menjadai raja penjualan pikap di Indonesia dengan total penjualan 54.942 unit.

Penjualan itu terdiri dari pikap Suzuki APV, APV X-Tra . Carry 1.5 FD, dan Carry 1.5 WD. Sedangkan total penjualan pikap seluruh merek di rentang waktu yang sama, sebanyak 143.473 unit.

Sebelumnya, Head of Sales & Marketing Group MMKSI Imam Choeru Cahya membenarkan kabar di media sosial yang menyebut berakhirnya masa produksi pikap Mitsubishi Colt T120SS. Januari ini, kata dia, merupakan terakhir produksi pikap yangdibuat sejak 1997 itu.

Pikap Suzuki Carry – dok.Istimewa

“Sebagaimana yang kita ketahui, Mitsubishi Colt T120SS merupakan joint production dengan Suzuki Carry. Beberapa komponen antara Suzuki Carry dan Colt itu ada beberapa yang sama. Kebetulan bulan ini produksi terakhir,” tutur Imam saat ditemui media di Jakarta, Jumat (25/1/2019).

Karena produk kembar itu pula, maka nasib T120SS juga bergantung kepada Suzuki. “Jadi kedua brand ini memiliki ketergantungan bagaimana ke depannya,” imbuh Imam. (Tbj/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This