Pembatasan Impor Tak Bikin Jualan Moge Honda Tersendat

Pembatasan Impor Tak Bikin Jualan Moge Honda Tersendat
Honda CB500X dengan tampilan warna baru diluncurkan di Bandung 9 Februari 2019 - dok.Motoris

Bandung, Motoris – PT Astra Honda Motor (AHM) memastikan kebijakan pemerintah Melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 110/PMK010/2018 tentang pengendalian impor termasuk motor 500cc ke atas tak menggangu kinerja penjualan motor gede (moge) Honda. Melakukan komunikasi yang intensif dengan calaon pembeli merupakan cara ampuh untuk menyiasti kondisi yang ada.

Maklum, dengan peraturan yang mulai berlaku September 2018 itu, harga jual moge juga lebih mahal. Pasalnya, pemerintah mengatrol tarif Pajak Penghasilan (PPh) pasal 22 menjadi 10%, kemudian menaikan tarif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM), bea masuk barang, dan beberapa pos tarif lainnya.

“Yang paling penting, adalah menjalin komunikasi dengan konsumen agar tahu kapan unitnya bisa diterima.Hal itu yang kita jalin baik dengan konsumen, memberikan informasi dan pengertian terhadap kondisi sekarang ini. Tetapi, kami akan selalu mengikuti peraturan dari pemerintah,” tutur Thomas, di sela peluncuran moge Honda CB650X Neo Sport Café di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (9/2/2019).

Bahkan, AHM juga sudah mulai menyegarkan beberapa model moge lainnya seperti Honda CMX500 Rebel, Honda CB500F, Honda CBR 500R, Honda CB500X.”Kami tetap optimistis dengan pasar moge di Indonesia, oleh karena itu kami juga berani membawa model baru disegmen ini,” kata Thomas.

Honda CB650 Neo Sport Cafe diluncurkan PT AHM

Menurutnya, ceruk pasar moge – khususnya di segmen yang transisional dari motor 250 cc ke moge 500 cc ke atas cukup banyak. Di Tanh Air, segmen pasar ini merupakan kelompok kelas menengah yang jumlahnya juga terus bertambah.

“Kelompok ini memiliki daya beli yang lebih tinggi. Dan segmen moge itu merupakan emotional market, jadi lebih ke gaya hidup. Artinya, bukan kelompok yang menekankan pada aspek fungsional dari kendaraan. Motor merupakan bagian dari pendukung gaya hidup, penampilan,” kata Thomas.

Dia juga memperkirakan di saat suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) yang telah dikerek menjadi 6% dan menjadikan peluang bagi lembaga pembiayaan untuk mengerek bunga kredit juga relatif tidak berdampak signifikan ke pasar moge. Sebab, lanut Thomas, sebagian besar skema pembelian moge menggunakan cara tunai.

Thomas lantas menyodorkan contoh penjualan sepanjang tahun 2018 yang sebanyak 500 unit. Model terlaris adalah Honda CMX500 Rebel, yakni 60-70% dari total penjualan.(Kpr)

CATEGORIES
TAGS
Share This