Inden Avanza Sampai Dua Bulan, Diler Ketar-ketir

Inden Avanza Sampai Dua Bulan, Diler Ketar-ketir
Toyota Avanza, Avaza Veloz, MMKSI Xpander, masa inden Avanza, masa inden Xpander, Auto 2000, penjualan Xpander, low MPV Toyota, mobil sejuta umat, penjualan Avanza, penjualan Xenia, Daihatsu Xenia, produksi Avanza, produksi Daihatsu, Daihatsu Motors Corporation, pabik Daihatsu, mobil terlaris, low MPV terlaris, fitur Xpander, fitur Avanza, harga Avanza, harga Xpander, diskon harga Avanza, diskon harga Xpander

Jakarta, Motoris – Inden atau masa masa tunggu pemesanan Toyota Avanza tipe G dan Veloz  1.5L transmisi manual  maupun otomatis saat ini disebut-sebut mencapai dua bulan. Tentu situasi ini membuat ketar-ketir  diler Toyota maupun PT Toyota Astra Motor (TAM), untuk memenuhi harapan konsumen di tengah ketatnya persaingan.

Adalah Chief Executive Officer Auto2000 Martogi Siahaan yang menyampaikan fakta tersebut. “Yang bisa saya sampaikan, jadi kalau beli Avanza saat ini tidak bisa langsung ready unitnya. Silahkan ditafsirkan sendiri, apa penyebabnya sampai begitu. Beberapa tipe tertentu kami bisa sediakan dalam satu setengah bulan. Tapi, ada yang dua bulan tergantung warna dan tipe,” kata dia di Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Pernyataan serupa diungkapkan salah seorang staf penjualan diler Toyota di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang. Menurutnya, rata-rata dua bulan untuk tipe-tipe tertinggi. “Pasokannya memang masih harus antre Pak. Jadi untuk tipe-tipe G dan Veloz itu bisa dua bulan, tapi lainnya normal kok. Karena permintaan dari customer memang banyak. Ya ketar-ketir juga kalau barangnya enggak ready,” ujarnya kepada Motoris, Jumat (15/2/2019) sore.

General Manager TAM, Fransiscus Soerjopranoto  tak menampik kabar tersebut. Da berharap, pabrikan – pembuat mobil kembar Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia yakni pabrik Daihatsu Motor – untuk memperbesar pasokan. “Kita lagi terus berkoordinasi dengan pabrikan supaya bisa menambah pasokan ke diler-diler kami. Sehingga waktu tunggu (inden) menjadi lebih pendek,” papar Soerjo dalam pesan elektronik kepada Motoris, Jumat (15/2/2019) malam.

Ilustrasi, Toyota Avanza Veloz versi lama – dok.Motoris

Jika diler maupun TAM ketar-ketir terhadap pasokan dari pabrik itu wajar. Pasalnya, jika pengiriman pesanan terlalu lama, bukan saja menjadikan pembeli kesal atau berubah pikiran, tetapi juga berpengaruh ke citra Toyota. Tentu kondisi seperti itu sangat riskan. Terlebih persaingan juga semakin ketat.

Langkah Mitsubishi

Dan yang paling nyata, PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) yang juga menjajakan low MPV pesaing Avanza – Mitsubishi Xpander – telah tegas-tegas mengatakan akan lebih mempersingkat masa inden produknya itu. Hal ini diungkapkan Director of Sales & Marketing Division MMKSI Irwan Kuncoro dalam siaran pers, Kamis (14/2/2019).

Terlebih, kata Irwan, pesanan Xpander terus mengalir, meski yang telah dikirim ke pembeli sudah mencapai 100.000 unit. “Melihat capaian ini, tentunya kami akan terus berupaya untuk melanjutkan kesuksesan Xpander dengan memberikan layanan terbaik untuk konsumen. Salah satunya ialah dengan menangani waktu tunggu pemesanan atau indent, dimana hingga saat ini sudah mendekati 100.000 unit Xpander yang telah dikirimkan kepada konsumen,” ucapnya tanpa menyebut berapa lama masa inden yang dijanjikan itu.

Tapi yang pasti, di Jakarta, Rabu (16/1/2019) lalu Presiden Direktur MMKSI Naoya Nakamaura mengakui masa inden Xpander masih sekitar dua bulan.  “Masa pemesanan (inden) Mitsubishi Xpander saat ini masih sekitar  dua bulan,” kata dia.

Nakamura menyebut, Mitsubishi Motors akan mengerek kapasitas produksi untuk  memenuhi kebutuhan pasar. Jika saat ini kapasitas produksi sebanyak 115 ribu unit per tahun akan ditingkatkan menjadi 160.000 unit pada tahun 2020 nanti.

Mitsubishi Xpander – dok.MMKSI

Sekadar  catatan, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan sepanjang 2018 lalu Xpander berada di urutan kedua dalam daftar penjualan low MPV terlaris di Tanah Air. Dia berada di belakang Toyota Avanza.

Saat itu, Xpander lalu 75.075 unit atau rata-rata 6.256 unit saban bulan. Sedangkan Toyota Avanza terjual 82.167 unit atau rata-rata 6.847 unit per bulan. Data juga berbicara, di Januari 2019, penjualan Toyota Avanza 5.400-an unit. Avanza versi terbaru diluncurkan 15 Januari. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This