Mayoritas Milenial Korea Beli Mobil Lokal

Mayoritas Milenial Korea Beli Mobil Lokal
Ilustrasi pembelian mobil - dok.Moneycontrol.con

Seoul, Motoris – Berbeda dengan di negara-negara lain yang lebih menyukai mobil impor, orang-orang muda atau milenial di Korea Selatan – usia 20-30 tahun –  lebih menyukai mobil buatan dalam negeri. Sedangkan mobil impor diminati oleh mereka yang berusia 31-60 tahun.

Data Korean Automotive Importer and Distributors Association (KAIDA) yang dilansir kantor berita Yonhap, Jumat (15/2/2019), menyebut dari total penjualan mobil impor sebanyak 166.271 unit di tahun 2018, pembeli berusia 20-30 tahun hanya 6,4% saja.

Sedangkan yang mendominasi atau terbanyak mereka yang berusia di atas 30 tahun.Para milenial tersebut lebih suka membeli mobil buatan lokal tidak mempersoalkan merek. Pasalnya, di Korea Selatan, selain merek lokal seperti Hyundai, Kia, SsyangYong, juga ada merek asing yang berkolaborasi dengan mitra lokal seperti GM Korea dan lain-lain.

Sepanjang 2018 lalu, data KAIDA menunjukan, pembeli mobil impor terbanyak adalah mereka 30-39 tahun yakni 34,6%. Kemudian usia 40 – 49 thaun 30,7%, usia 50 tahun 18,6% dan 60 tahun sebanyak 7,7%. Sisanya orang-orang muda di bawah 30 tahun.

Ilustrasi pembelian mobil. Harga yang lebih, desain dan teknologi yang tak kalah, serta insentif pajak menjadi daya tarik pembelian – dok.FinancialExpress

Seperti dilaporkan laman MBC Herald, kelompok usia muda di bawah 30 tahun di negeri itu merupakan kelompok usia produktif yang saat ini mendominasi lapangan kerja. Mereka secara finansial umumnya telah mulai mapan.

Selain pajak yang tinggi dan menyebabkan harga mobil impor lebh mahal, pembeli mobil lokal di negeri itu juga medapatkan insentif. Terlebih, jika mobil tersebut irit bahan bakar. Insentif inilah yang menarik kalangan milenial. Lebih dari itu, desain dan teknologi mobil buatan lokal Korea juga tak kalah dengan mobil impor. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This