Amunisi Lain Nissan “Xpander” Livina, Harga Lebih Murah

Amunisi Lain Nissan “Xpander” Livina, Harga Lebih Murah
Dari samping sulit membedakan mana Livina dan Xpander. dok. Instagram/indra_prasetya1604

Jakarta, Motoris – Sehari sebelum jadwal peluncurannya, Selasa (19/2/2019) besok, bocoran harga jual low MPV Nissan yang berbasis Mitsubishi Xpander atau Nissan “Xpander” Livina kembali menyeruak. Seorang wiraniaga membocorkan, harga perkiraan harga mobil itu, yakni sekitar Rp 170 jutaan hingga Rp 270 jutaan.

Tentu besaran harga tipe terbawah ini lebih murah jika dibanding Mitsubishi Xpander yang juga tipe terbawah. Xpander merupakan mobil yang platform-nya digunakan Nissan Livina versi baru itu. Sementara, banderol Xpander paling murah sudah lebih dari Rp 200 juta, di Jakarta dan sekitarnya saja tipe terbawah ini dibanderol Rp 201,1 juta.

Memang, kata sang wiraniaga, besaran harga yang diperkirakan itu bisa saja lebih besar atau leih kecil dari sebenarnya, tapi bisa dipastikan lebih murah ketimbang Xpander. “Baru informasi itu yang kami dapat, harga belum mengikat dan pasti hanya estimasi saja,” tutur salesman tersebut kepada Motoris, di Jakarta Selatan, Sabtu (16/2/2019).

Strategi antara Nissan dengan Mitsubishi ini mirip dengan strategi yang dijalankan oleh PT Toyota Astra Motor (TAM) bersama PT Astra Daihatsu Motor (ADM) yang menjual mobil kembar Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia atau antara Suzuki Motors dengan Mazda Motors yang menjajakan Ertiga dan Mazda VX. Hanya bedanya, siapa yang bakal menjadi “pendukung” bagi pihak lain, masih belum jelas.

Nissan Livina punya desain lebih ganteng dari Xpander. dok. Instagram/indra_prasetya1604

Namun yang pasti, bagi Nissan Indonesia, kehadiran Nissan “Xpander” Livina ini menjadi darah baru setelah penjualannya lesu.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan. Nissan Grand Livina menjadi model LMPV paling boncos di negeri ini sepanjang tahun 2018 lalu. Penjualannya hanya 2.437 unit saja.

Jumlah itu hanya setara kurang dari 1% dari total penjualan LMPV di pasar nasional yang sebanyak 257.227 unit. Padahal, para pesaingnya gemilang meraup “kue” di pasar.

Toyota Avanza misalnya 82.167 unit atau merebut 31,1 % pangsa pasar pasar. Kemudian Xpander yang terjual 75.075 unit meraup 28,6% pangsa pasar.

Kemudian Suzuki Ertiga tercatat terjual 31,592 unit, Xenia 29.521 unit, Honda Mobilio 24.373 unit. Bahkan pendatang baru di segmen LMPV yakni Wuling Confero telah terjual 11.063 unit.

Mitsubishi 2018Xpander di GIIAS – dok.MMKSI

Melihat kinerja penjualan Xpander yang telah memiliki “massa” tersendiri, tentu Nissan “Xpander” Livina juga harus memiliki daya tarik tersendiri jika tak ingin arus penjualannya tersumbat. Soal, perbedaan dengan Xpander hanya di bagian wajah saja yang paling kentara.

Lantaran itulah, harga bisa menjadi senjata. Diharapkan calon pembeli melihat perbedaan harga menjadi pertimbangan tersendiri. Terlebih brand Nissan juga tak kalah dengan Mitsubishi. (Kpr)

 

.

 

CATEGORIES
TAGS
Share This