Gedor Pasar, Honda Suguhkan Tampilan Baru Verza

Gedor Pasar, Honda Suguhkan Tampilan Baru Verza
Ilustrasi produksi New Honda CB150 Verza - dok.AHM

Jakarta, Motoris – PT Astra Honda Motor (AHM) membuat terobosan baru di jajaran model motor sport New Honda Verza. Meski versi ini baru diluncurkan pada tahun 2018 lalu, namun AHM menawarkan varian warna sekaligus mengubah gaya desain stripping model tersebut.

Kini di New Honda CB150 Verza tipe Cast Wheel ada pilihan warna baru, yakni Macho Matte Black, ditemani dengan dua warna lain yakni Masculine Black danBold Red. Sedangkan di tipe Sementara itu versi Spoke Wheel atau tipe berpelek jari-jari, ada pilihan warna baru Masculine Black.

Warna-warna tersebut dipadu dengan stripping (sticker) baru yang diklaim sebagai represtansi kesan berani serta tegas (bold). Sticker tersebut ditempel pada tangki bagian bawah, tersambung dengan bahu (shroud) serta disempurnakan dengan penggunaan stripping pada bodi samping belakang.

New Honda CB150 Verza adalah generasi kedua dari Honda Verza yang hadir dengan desain bodi baru. Lampu depannya berbentuk bulat sehingga memberi kesan retro modern.

New Honda CB150 Verza – dok.AHM

Model ini dibekali mesin 150 cc 4-Langkah, SOHC, dengan transmisi 5-percepatan. Honda CB150 Verza diklaim mampu berakselerasi 0-200 m dengan waktu 11,41 detik berdasarkan hasil tes internal

”New Honda CB150 Verza adalah perwujudan komitmen kami untuk menghadirkan sepeda motor sport yang dapat diandalkan untuk menemani kegiatan sehari-hari. Kami yakin penyegaran dan pembaruan Honda CB150 Verza ini akan semakin memberikan kebanggaan dan kepercayaan diri para pemiliknya,” kata Direktur Pemasaran PT AHM, Thomas Wijaya, dalam siaran pers, Rabu (27/2/2019).

New Honda CB150 Verza dipasarkan dengan harga on the road (OTR) Rp 20.050.000 untuk tipe Cast Wheel. Sedangkan untuk tipe Spoke Wheel dibanderol Rp 19.400.000.

Tren pasar
Namun, yang pasti, jika diihat dari dinamika pasar, kehadiran Verza versi penyegaran ini menjadi upaya Honda dalam menggedor tren segmen pasar motor sport. Maklum, saat ini segmen ini menderita “lesu darah”, dengan yang pangsa pasar yang terus menciut.

Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukan dari total penjualan sepeda motor yang sebanyak 6.383.111 unit di tahun lalu, porsi motor sport hanya 7,5% atau turun dibanding porsi di tahun 2017 yang masih sebesar 9.2%.

“Penurunan ini terjadi karena beberapa sebab. Pertama, karena banyak yang beralih ke skutik premium. Kedua,faktor selera masyarakat yang menurun karena ada kebosanan. Dan ketiga, karena faktor daya beli,” tutur Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala, yang dihubungi Rabu (27/2/2019).

Ilustrasi, New Honda CB150 Verza varian warna baru – dok.AHM

Menurutnya, kalangan industri dapat menggendor kembali segmen pasar ini jika ada model baru yang disuguhkan dengan desain atau teknologi anyar, Minimal ada penyegaran tampilan. (Ara).

 

 

CATEGORIES
TAGS
Share This