Transmover Dipertahankan Berdesain Lama, Ini Sebabnya

Transmover Dipertahankan Berdesain Lama, Ini Sebabnya
Ilustrasi, armada Taksi Blue Bird yang menggunakan Toyota Transmover- dok.Istimewa

Magelang, Motoris – Meski sejak 15 Januari lalu PT Toyota Astra Motor (TAM) telah menyuguhkan Toyota Avanza dan Veloz versi baru dengan serangkaian ubahan yang ditawarkan, namun ubahan tak dilakukan pada Transmover. Kendaraan niaga – atau Avanza versi kendaraan niaga – itu tetap ditawarkan dalam versi lama alias bergaya desain tetap.

Soal ini, Direktur Pemasaran TAM Anton Jimmi Suwandi menyodorkan alasan tersendiri. Pertama, karena konsumen – yang nota bene adalah perusahaan angkutan taksi – meminta agar tampilan Transmover tetap alias sama dengan yang mereka beli sebelum tahun 2018.

“Kami masih jual karena masih ada kebutuhan. (Transmover) Masih menggunakan model yang lama … masih menggunakan model Transmover sebelumnya, jadi enggak menggunakan desain yang sama dengan yang baru,” tutur Anton, di Magelang, Jawa Tengah, Rabu (27/2/2018).

Maklum, selain untuk keseragaman armada, tentu permintaan para konsumen pembelian borongan (fleet) itu juga didasari pertimbangan untung rugi. Sebagai kendaraan yang digunakan untuk mendatangkan keuntungan, tentu modalnya (harga mobil) juga harus lebih murah. Padahal, jika berdesain baru – apalagi ada tambahan fitur baru – maka harga pun terkerek.

Toyota Avanza versi terbaru diluncurkan di Jakarta, 15 Januari 2019- dok.Motoris

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) berbicara, sepanjang tahun 2018 kemarin, Transmover terjual 3.371 unit. Pembeli terbanyak, kata Anton, adalah perusahaan taksi Blue Bird.

Sedangkan di Januari dan Februari tahun ini, sudah ratusan unit yang dipesan oleh perusahaan. Bahkan, pemesanan diprediksi bakal “menanjak” menjelang lebaran nanti, sekitar Mei.

Transmover diakui merupakan salah satu faktor yang bikin penjualan Avanza bisa tetap kuat pada tahun lalu walau mendapat perlawanan keras dari Mitsubishi Xpander. Pada 2018, Avanza terjual 82.167 unit sedangkan Xpander 75.075 unit.

“Itu pasti, (Transmover) itu membantu tapi ya dibilang besar sekali ya enggak,” ujar Anton.

Toyota Avanza Veloz facelift- dok.Motoris

Selama 2018, lanjut Anton, sekitar 25 – 30% penjualan Avanza berasal dari pasar fleet yakni pembelian oleh perusahaan-perusahaan. Mobil tersebut digunakan sebagai kendaraan operasional, rental, dan armada taksi. (Ins)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This