Dipasarkan 10 Hari, Wuling Almaz Langsung “Ngegas” di Bandung

Dipasarkan 10 Hari, Wuling Almaz Langsung “Ngegas” di Bandung
Kehadiran SUV Wuling Almaz menarik perhatian masyarakat - dok.Motoris

Bandung, Motoris – Pesanan Sport Utility Vehicle (SUV) Wuling Almaz di kota Bandung,  tercatat sudah mencapai 35 unit meski baru diluncurkan 10 hari lalu (1 Maret). Keberhasilan MPV Wuling Confero dan Cortez menembus pasar otomotif kota ini menjadi kunci keberhasilan Almaz.

“Ya kami juga surprise dengan respon masyarakat terhadap Almaz ini. Memang, sebelum resmi diluncurkan di Bandung, banyak masyarakat yang bertanya ke kami, kapan SUV diluncurkan. Ini juga tidak lepas dari pemberitaan di media maupun informasi di media sosial,” kata Branch Manager Wuling Suci Bandung, R Reza Ramadhan, saat ditemui di sela acara tes drive Wuling Almaz, di Bandung, Senin (11/3/2019).

Namun, lanjut Reza, faktor yang tidak kalah besar peranannya dalam penetrasi pasar oleh Almaz adalah munculnya kepercayaan masyarakat terhadap merek Wuling setelah dilucurkannya MPV Wuling Confero dan Cortez. Kepercayaan masyarakat semakin menguat juga karena Wuling Motors mewujudkan komitmennya membangun pabrik dan jaringan diler (layanan penjualan dan purna jual).

“Masyarakat melihat keseriusan Wuling karena ketersediaan layanan purna jual dan suku cadang, bukan sekadar jualan saja. Di diler Suci Bandung ini saja, kalau MPV baik Confero dan Cortez itu ratusan unit. Maaf saya lupa angka persisnya, tetapi dengan semakin banyaknya penjualan ini menjadikan merek Wuling semakin dikenal,” papar Reza.

Ilustrasi, suasana di diler Wuling Motors Suci Bandung – dok.Motoris

Terlebih dengan kualitas maupun fitur yang dimiliki serta harga yang dipatok dirasa terjangkau, masyarakat melirik Wuling. Kepercayaan ini banyak ditularkan dari mulut ke mulut diantara mereka.

Pasalnya, tak lama setelah MPV Confero dan Cotez terjual, komunitas pemilik pun berdiri. Cerita soal bagaimana kualitas mobil, layanan purna jualnya, hingga perkembangan jaringan diler serta kemampuan mekanik berikut harga suku cadangnya yang tak mahal terus menyebar.  Walhasil kepercayaan menguat.

“Jadi referensi dari teman atau kerabat itu juga ikut menentukan keputusan pembelian model-model Wuling itu. Termasuk untuk Almaz ini. Bahkan ada yang repeat order, yaitu orang yang sebelumnya beli (Wuling) Confero atau Cortez lalu beli Almaz,” terang Reza.

Citra merek menguat
Soal meningkatkannya pengenalan mereka atau brand awareness Wuling di benak masyarakat seiring dengan peningkatan penjualan model-model Wuling diakui Brand Manager Wuling Motors Indonesia, Dian Asmahani. Hal itu, kata dia, terbukti sejak diluncurkan Juli 2017 sampai akhir tahun itu, MPV Wuling Confero dan Cortez telah terjual 5.000 unit.

Sementara, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, sepanjang tahun 2018 penjualan mobil Wuling dari pabrik ke diler (wholesales) tercatat sebanyak 17.002 unit, dan penjualan dari diler ke konsumen (ritel) sebanyak 15.162 unit.

SUV Wuling Almaz laku 25 unit di kota Bandung dalam waktu 10 hari – dok.Motoris

“Secara nasional di segmen passanger vehicle Wuling menempati urutan ke-9 dalam 10 besar. Khusus Almaz sejak diperkenalkan 23 Januari sampai 27 Februari lalu sudah terpesan 1.000 uit lebih. Artinya, tren kepercayaan masyarakat terus meningkat,” ungkap Dian saat ditemui di sela grand launching Wuling Almaz di Jakarta, Kamis (27/2/2019). (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This