Pikap DFSK Masih Megap-megap Hadapi Pesaing

Pikap DFSK Masih Megap-megap Hadapi Pesaing
Pikap DFSK atau Sokon Super Cab, kendaraan komersial yang dirakit Sokon Automible di Serang, Banten - dok.Motoris

Depok, Motoris – Pabrikan otomotif asal Cina, Sokon Dongfeng atau DFSK tak menampik kabar yang menyebut pihaknya akan memainkan jurus agresif dengan menggelontorkan model varian anyar di jajaran SUV DFSK, yakni Glory 560. Pabrikan juga menyatakan selain kendaraan penumpang juga akan menggenjot penjualan kendaraan komersial lewat pikap DFSK.

“Kami akan memperkenalkan Glory 560 dan Glory 580 versi upgrade tahun ini. Kami juga akan terus memacu penjualan kendaraan komersial DFSK pikap Super Cab. Kendaraan ini memiliki keunggulan tersendiri yang sesuai dengan harapan dan kebutuhan konsumen,” papar Managing Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile, Franz Wang, di Depok, Jawa Barat, Senin (11/3/2019).

Menurut Frans, konsumen pikap yang merupakan para pelaku usaha menginginkan kendaraan yang tahan banting, bermesin bandel, irit bahan bakar, berkapasitas angkut besar, namun berbanderol miring. Karakter seperti itu, kata dia, ada pada pikap DFSK.

Namun, fakta berbicara, penjualan pikap DFSK Super Cab yang disuguhkan dalam dua pilihah mesin, bensin dan diesel dengan kapasitas mesin 1.3 dan 1.5 liter itu, penjualannya masih belum seperti yang diharapkan. Pun sejak diluncurkan Juli 2017 lalu.

Baca juga: Sokonindo Rela Boncos Ketimbang Bangkrut

Bahkan, catatan paling gres penjualan pikap Super Cab sepanjang tahun 2018 lalu juga masih jauh dibanding para pesaing. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, di rentang waktu 12 bulan tahun 2018, pikap DFSK Super Cab itu hanya laku 608 unit.

Pikap Sokon Super Cab dalam aplikasi mobil boks – .Motoris

Jumlah ini hanya setara dengan 0,42% dari total penjualan pikap di tahun itu yang sebanyak 143.473 unit. Bahkan, selisihnya sangat jauh dibanding penjualan para pesaing.

Data Gaikindo juga menyebut pada tahun itu, pikap Suzuki membukukan penjualan sebanyak 54.942 unit atau menggenggam 38,3% pangsa pasar. Kemudian pikap Daihatsu laku 42.534 unit (atau 29,65%), dan pikap Mitsubishi terlego 36.468 unit atau merebut 25,43% pangsa pasar. (Fer/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This