Gedor Pasar Asia, Volvo XC40 Mulai Diproduksi di Cina

Gedor Pasar Asia, Volvo XC40 Mulai Diproduksi di Cina
Volvo XC40 - dok.Istimewa

Shanghai, Motoris –Setelah diluncurkan pada akhir tahun 2017 lalu, penjualan SUV kecil Volvo XC40 terus melaju. Kini, untuk mengimbangi permintaan yang terus mengalir – khususnya – di kawasan Asia dan wilayah lainnya, Volvo mulai memproduksinya di Cina.

Seperti dilaporkan Reuters dan Automotive World, Jumat (12/4/2019), mobil itu diproduksi di pabrik milik Geely Automobile di Luqiao, Shanghai bagian selatan. Sejak diluncurkan dan diproduksi di pabrik Volvo Cars yang berada di Ghent,Belgia sampai akhir Maret lalu telah mencapai 100.000 unit lebih.

Mobil yang tahun lalu mendapatkan penghargaan European Car of The Year ini dikembangkan dengan menggunakan platform milik Geely yang dikembangkan bersama Volvo, yakni Compact Modular Architecture (CMA). Platform tersebut telah digunakan oleh SUV Geely yang dibuat oleh anak perusahaannya bersama Volvo, yakni Lynk & Co.

“Permintaan XC40 telah jauh melampaui perkiraan kami,” kata President & Chief Executive Officer Volvo Cars, Håkan Samuelsson.

Volvo XC40 mulai diproduksi di Shanghai, Cina – dok.YouTube

Menurutnya, dengan memproduksi XC40 di Luqiao, Shanghai, Cina, maka jaringan produksi juga meluas. Walhasil, kapasitas produksi meningkat dan jangkauan distribusi juga juga bertambah. Ujungnya, penjualan juga akan terkerek.

Dan dengan pelokalan tempat produksi yang disertai berbagi platform maupun biaya produksi bersama Geely maka harga jual pun juga bisa ditekan. “Ini merupakan wujud dari strategi kami untuk memproduksi model dimana produk itu dijual (termasuk untuk wilayah Asia di Cina), sehingga lebih kompetitif,” ucap Hakan.

Di Eropa, Volvo XC40 ini disajikan dalam lima pilihan mesin. Mereka adalah mesin T3 bertenaga 154 hp, T4 dengan tenaga 187 hp, dan T5 yang bertenaga 244 hp. Sedangkan dua lainnya adalah mesin diesel D3 bertenaga 148 tk dan D4 yang bertenaga 187 hp. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This