Penjualan Low MPV Kuartal Pertama, Avanza Jawara

Penjualan Low MPV Kuartal Pertama, Avanza Jawara
New Toyota Avanza dan Avanza Veloz sepanjang mendapatkan pengembangan pada tampilan, dinamika, serta suspensi - dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – Sepanjang kuartal pertama tahun ini – Januari hingga Maret – penjualan dari pabrik ke diler (wholesales) low MPV, Toyota Avanza, masih yang terbanyak. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan mobil andalan Toyota itu terjual 19.806 unit.

Menurut Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), Fransiscus Soerjopranoto, pemicu penjualan Avanza itu selain pasokan dari pabrik yang telah lebih lancar dengan volume yang banyak, juga dikarenakan derasnya pemesanan oleh konsumen.

“Sepanjang Maret saja, wholesales Avanza sebanyak 8.538 unit atau naik 49,8% dibanding bulan Februari. Sedangkan ritail sales-nya, 6.476 unit,” kata dia saat ditemui di Jakarta, Senin (15/4/2019).

Masih menurut data Gaikindo, penjualan pesaing terberat Avanza – Mitsubishi Xpander – di bulan ketiga itu tercatat sebanyak 8.115 unit. Penjualan ini meningkat 46,7% dibanding bulan sebelumnya. Namun, secara total selama tiga bulan pertama (Januari-Maret) penjualan Xpander sebanyak 19.335 unit.

Mitsubishi Xpander – dok.MMKSI

Artinya terpaut 471 unit dengan Avanza. Padahal, di rentang waktu Januari-Februari penjualannya dengan Avanza hanya 20 unit.

Sementara, kembaran Avanza – Daihatsu Xenia – di triwulan pertama itu terjual sebanyak 9.448 unit. Berada di urutan setelahnya ada Suzuki Ertiga yang sebanyak 4.060 uit.

Sedangkan di urutan kelima ada Honda Mobilio yang terjual sebanyak 3.616 unit. Penjualan low MPV Honda itu diikuti pendatang baru New Nissan Livina yang terjual 2.722 unit. Dan di posisi terakhir Wuling Confero yang mencatatkan penjualan sebanyak 1.511 unit. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This