Harga Tak Pernah Didiskon, Pembeli Xpander Tetap akan Untung

Harga Tak Pernah Didiskon, Pembeli Xpander Tetap akan Untung
Pengunjung IIMS 2019 antusias melihat Mitsubishi Xpander - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengakui hingga saat ini belum pernah memberikan potongan (diskon) harga Mitsubishi Xpander. Hal itu memang disengaja demi kebaikan dan keuntungan konsumen.

Seperti diungkapkan Sales & Marketing MMKSI, Irwan Kuncoro, harga yang dipatok untuk low MPV Mitsubishi itu telah dengan cermat memperhitungkan fitur-fitur yang disematkan padanya. Artinya, kata Irwan, MMKSI memberikan fitur yang maksimal ke Xpander.

Baik itu fitur keamanan, kenyamanan di setiap tipenya. Bedanya hanya tambahan dan opsional. Jadi, perbandingannya (low MPV) kompetitor. Kami tidak memberikan fitur yang standar-standar saja, tetapi semua di atas standar,” tutur Irwan saat ditemui Motoris di booth Mitsubishi di ajang Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019, Kamis (25/4/2019)

Karenanya, harga memang terkesan lebih mahal. Tapi, lanjut Irwan, keuntungan yang didapatkan oleh pembeli Xpander lebih maksimal dibanding kentungan yang didapatkan pembeli mobil sejenis dan sekelas merek lain.

Mitsubishi Xpander – dok.MMKSI

“Sementara, dalam paket perawatannya sepanjang pemakian hingga 50.000 kilometer, atau selama masa garansi. Juga masih lebih murah dibanding merek lain sejenis dan sekelas. Itu benefit lain yang mereka dapatkan. Dengan demikian, value for money di Xpander jauh lebih maksimal,” ungkap Irwan.

Pernyataan senada diungkapkan oleh Head of Aftersales Planning Departement, Adam Rahman, di booth Mitsubishi IIMS 2019, Sabtu (27/4/2019). Menurutnya, di layanan purna jual, pemilik Xpander mendapatkan keuntungan lebih jika mengikuti paket Smart.

“Kalau dihitung saat pemakaian mobil hingga 100.000 km, total biaya perawatan yang dikeluarkan pemilik Xpander (dengan paket Smart) hanya Rp 5,8 juta. Sementara biaya yang sama yang harus dibelanjakan pemilik kendaraan merek kompetitor Rp 11,3 juta,” kata Adam.

Harga jual kembali
Tetapnya harga jual Mitsubishi Xpander tanpa diskon, juga disebut bakal memberi keuntungan pemilik mobil di pasar seken atau pasar mobil bekas. Dengan stabilnya harga jual unit baru, maka harga mobil bekas pun stabil.

“Karena diskon harga itu justeru merusak resale value (harga jual kembali) mobil di pasar used  car (mobil bekas). Kita tidak ingin seperti itu, karena harga yang ada sudah benar-benar value for money yang maksimal kalau kita melihat desain, fitur, dan beragam keuntungan yang didapatkan pelanggan di aftersales service,” tutur Deputy General Manager Planning & Communication Group MMKSI, Intan Vidiasari, di booth Mitsubishi IIMS 2019.

Menurut Intan, MMKSI selalu berpikir dari hulu ke hilir. Konkretnya, pendekatan pemasaran dan penjualan kendaraan termasuk Mitsubishi Xpander berdasar kepentingan pelanggan atau masyarakat konsumen secara maksimal.

Mitsubishi Xpander menjadi bintang di booth Mitsubishi Motors Indonesia di ajang IIMS 2019 – dok.Motoris

“Kita tidak hanya berpikir bagaimana menjual, tetapi juga bagaimana keuntungan konsumen setelah penjualan itu. Bahkan, setelah mobil dijual atau di pasar seken. Jadi dari hulu ke hilir. Dengan begitu kepuasan pelanggan akan tercipta, dan loyalitas ke brand Mitsubishi juga terjaga,” papar Intan.

Catatan Motoris menunjukan, sejak pertama diluncurkan tahun 2017, harga Xpander belum pernah didiskon. Sebaliknya, justeru mengalami kenaikan.

Tahun 2017 harga Xpander dari tipe terendah hingga tertinggi tercatat Rp 189,05 – 245,35 juta. Tapi di tahun 2019, ada kenaikan lagi sebesar 17,05 juta. Kenaikan harga terbesar di model GLX M/T, yakni dari Rp 189,05 juta menjadi Rp 206,1 juta.(Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This