Dibuat Cuma 50 Unit, Aston Martin DBS Ini Dijual di RI

Dibuat Cuma 50 Unit, Aston Martin DBS Ini Dijual di RI
Aston Martin DBS Superleggera 2019 - dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – Pabrikan mobil mewah asal Inggris, Aston Martin, beberapa waktu lalu telah meluncurkan model anyar Aston Martin DBS yakni Aston Martin DBS Superleggera. Tak banyak unit yang dibuat, hanya 50 unit saja dan disebar ke seluruh dunia.

Namun, dari jumlah itu ternyata ada yang ditujukan untuk pasar Indonesia. Model itulah yang akan diluncurkan oleh Aston Martin Jakarta, atau Aston Martin Indonesia, pada Senin (27/5/2019). Kabar ini terungkap dari undagan peluncuran yang dilayangkan oleh Aston Martin Indonesia ke media.

Aston Martin DBS merupakan mobil paling kencang di jajaran merek yang kerap diindentikan dengan sosok agen spionase James Bond tersebut. Dia yang menyandng mesin V12 diklaim mamu melesat dari posisi diam ke keceapatan 100 kilometer per jam (kpj) atau 0-100 kpj hanya dalam tempo 3,4 detik.

Mesin berkapasitas 5,2 liter itu disebut mampu menyemburkan tenaga hingga 719 hp dan torsi hingga 900 Nm. Tenaga sebesar ini disalurkan ke roda dengan menggunakan transmisi otomoatis 8 tingkat percepatan.

Soal tampilan jangan ditanya. Sudah pasti, wah dan ekslusif. Termasuk di bagian interiornya. Di kabin, jok berbalut lapisan kulit kelas wahid dengan aksen abu-abu Alcantara membuatnya mirip dengan Aston Martin DBS model 1969.

Ilustrasi, Aston Martin DBS Superleggera model 2018 – dok.Istimewa

Sementara, aksen merah menghias sejumlah bagian di kabin seperti di glovebox, konsol tengah dan kursi. Sedangkan untuk urusan perangkat hiburan, Aston Martin memberinya sistem audio Bang & Olufsen BeoSound lengkap dengan subwoofer yang memiliki penutup bordir.

“Menciptakan edisi khusus James Bond selalu menjadi tantangan yang menggairahkan bagi kami, karena kami berupaya untuk menciptakan mobil yang mewujudkan legenda James Bond dan mobil dalam film asli. DBS Superleggera adalah mobil yang kekar namun penuh keindahan,” tutur Vice President & Chief Executive Aston Martin, Marek Reichman seperti dilansir laman Carscoops, Kamis (23/5/2019).

Lantas bagaimana dengan potensi pasar Indonesia? Secara umum, kata salah seorang anggota Asosiasi Importir Umum Kendaraan Indonesia, Rudy Ma’ruf, Indonesia masih memiliki pasar yang menjanjikan bagi produk mobil mewah.

“Meskipun tarif pajak yang besar, dan ada pembatasan impor untuk mobil 3.000 cc ke atas, tetapi minat orang kaya di Indonesia tidak berubah. Daya beli masih tinggi,” kata dia saat dihubungi, Kamis (23/5/2019).

Di wilayah Amerika, Aston Martin DBS Superleggera atau yang dalam bahasa Indonesia berarti super ringan ini dibanderol US$ 381.556  atau sekitar Rp 5,4 miliar. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This