Versi Baru Hadir, Ekspor Pikap Carry Makin Mengalir

Versi Baru Hadir, Ekspor Pikap Carry Makin Mengalir
Mesin Pikap Suzuki Carry baru diklaim lebih irit BBM hingga 15% - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Tak ingin pikap Suzuki Carry versi anyar hanya menjadi jago kandang, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) juga memacu penjualan di luar negeri alias di pasar ekspor. Bahkan, kini  pikap yang diluncurkan di ajang Telkomsel Indonesia International Motor Show 25 April lalu itu sudah mencatatkan permintaan dari negara-negara tujuan ekspor.

“Sudah ada (permintaan dari negara tujuan ekspor). Terutama, dari negara-negara yang merupakan pasar tradisional (negara tujuan ekspor yang ada selama ini). Tapi soal berapa volumenya dan kapan waktu pengiriman, mohon dicek ke Pak Hady (Hady Surjono Halim, Department Head of Export Import). Yang pasti, permintaan banyak, karena secara teknis (standar emisi Euro 4), (Carry) yag baru ini kan sesuai standar global,” tutur 4W Sales Director PT SIS, Makmur, saat ditemui di sela acara Buka Puasa Bersama, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Makmur mengatakan, pihaknya saat ini bertekad untuk memaksimalkan produk-produk buatan lokal Indonesia seperti Suzuki All New Ertiga dan pikap Suzuki Carry. Hal itu dilakukan selain untuk membantu pemerintah mengurangi defisit neraca perdagangan, juga untuk memaksimalkan kapasitas produksi pabrik Suzuki di Indonesia.

“Apalagi, produk kita ini bagus. Respon pasar tujuan ekspor juga bagus. Itu yang kita ingin maksimalkan,” ucap Makmur.

Kapasitas angkut Pikap Suzuki Carry versi baru mencapai 1 ton dengan bak yang lebih luas dan lebih panjang – dok.Motoris

Di pasar dalam negeri, lanjut dia, penjualan pikap Suzuki Carry juga digenjot. Jika sebelumnya rata-rata 4.300 unit, kini ditargetkan menjadi 5.000 unit saban bulan.

“Kenaikan itu sekitar 15%. Kita patok sebesar 15% karena kita juga melihat kondisi perekonomian di dalam negeri, kan pertumbuhan ekonomi (nasional) ditargetkan 5,2%, kita lihat sektor perdagangan, pertanian, dan logistik yang masih tumbuh, angka (target penjualan Carry) sebesar itu, masih sangat rasional,” terang dia.

Kontribusi penjualan

Makmur optimis, target 5.000 per bulan itu tercapai. Sehingga, pikap Carry bakal menyumbang 50% ke total penjualan Suzuki Indonesia secara keseluruhan di setiap bulan. PT SIS mematok target penjualan per bulan 10.000 unit saat ini.

Sebelumnya,Hady Surjono Halim mengatakan, tahun ini, Suzuki Indonesia menargetkan bisa membidik 100 negara tujuan ekspor.  Sehingga,  total ekspor tahun ini bisa mencapai 32.000 unit.

“Selain Ertiga dan APV, tentu (pikap) Carry  akan terus kita genjot. Untuk pasar tujuan ekspor terus kita coba penetrasi, terutama di kawasan Amerika Selatan, Karibia dan Oseania,” kata Hady.

Pikap Suzuki Carry versi terbaru yang diaplikasikan sebagai mobil ambulan – dok.Motoris

Sepanjang tahun lalu, pikap Suzuki di pasar dalam negeri, masih menjuarai. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan penjualan pikap Suzuki yang terdiri dari pikap Suzuki APV, APV X-Tra . Carry 1.5 FD, dan Carry 1.5 WD terjual 54.942 unit.

Sedangkan pikap Daihatsu yang terdiri dari empat varian GranMax dan dua varian Hi-Max membukukan penjualan sebanyak 42.534 unit. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This