Harga Naik Lagi, MMKSI: Xpander Masih Menguntungkan

Harga Naik Lagi, MMKSI: Xpander Masih Menguntungkan
Ilustrasi, Mitsubishi Xpander Limited disuguhkan di IIMS 2019 - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Sejak pertama kali diluncurkan pada Agustus 2017, harga Mitsubishi Xpander telah naik sebanyak enam kali, yakni empat kali di sepanjang tahun 2018 dan dua kali di tahun 2019 ini. Kendati harga yang terus dikerek, namun peminat low MPV Mitsubishi ini tak lantas menyusut.

Catatan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menunjukan, sejak diluncurkan hingga Maret tahun ini atau dalam rentang waktu 18 bulan, mobil ini telah terjual 100.000 unit. Bahkan, di kurun waktu tiga bulan pertama atau Januari-Maret tahun ini, dia berhasil membukukan penjualan sebanyak 17.902 unit atau merebut 31,4% pangsa pasar low MPV di Tanah Air.

Menurut Head of PR & CSR Department MMKSI, Aditya Wardani, meski harga jual Xpander terkerek, namun membeli atau memiliki mobil ini masih menguntungkan. Termasuk, di saat ada kenaikan harga jual pada saat ini.

“Memang ada kenaikan (harga Xpander) sebesar Rp 4,2 juta untuk semua varian. Kenaikan sudah terjadi pada (saat gelaran Telkomsel Indonesia International Motor Show /IIMS 2019),” tutur dia saat dihubungi Motoris, di Jakarta, Kamis (13/6/2019) malam.

Mitsubishi Xpander menjadi bintang di booth Mitsubishi Motors Indonesia di ajang IIMS 2019 – dok.Motoris

Selain sebagai penyesuaian dengan kenaikan tarif Bea Balik Nama (BBN) dari 10% menjadi 12,5%, kenaikan harga itu juga dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah, nilai tukar rupiah yang saat ini masih lemah tertekan dolar AS.

“Tapi, yang pasti, konsumen enggak perlu khawatir. Karena secara total biaya kepemilikan (Xpander) masih tetap menguntungkan,” ujar Adit.

Biaya lebih hemat

Sebelumnya, saat ditemui di sela sebuah diskusi di booth Mitsubishi dalam rangka IIMS 2019, beberapa waktu lalu, Head of After Sales Planning Department, Adam Rahman juga memberikan pernyataan serupa. Bahkan, dia menegaskan jika dikalkulasi, penghematan biaya perawatan Xpander lebih hemat hingga 45% dibanding biaya yang sama dari low MPV merek lain.

Fakta tersebut diketahui, lanjut Adam, dari hasil riset yang dilakukan internal MMKSI, dengan meneliti biaya perawatan selama pemakaian mobil hingga jarak 100.000 kilometer. “Sebab, dalam pembelian (Xpander), customer mendapatkan paket servis Smart selama tiga tahun atau hingga jarak tempuh 50.000 kilometer,” ucap dia.

Paket tersebut, bukan hanya meng-cover biaya perawatan berkala namun juga biaya pembelian spare part dalam rangka perawatan berkala. Paket ini juga termasuk penambahan seperti chemical, water coolant.

Ilustrasi, Mitsubishi Xpander model pertama – dok.Motoris

“Bahkan, pemilik mendapatkan gartis satu tahun untuk asuransi kecelakaan. Dan menariknya, risiko kecelakaan itu diberikan untuk orangnya yakni pemilik beserta keluarganya, saat mengalami kecelakaan, dan bukan hanya saat menggunakan Xpander saja, tetapi juga saat menggunakan kendaraan lain,” ungkap Adam.

Sekadar catatan, paralel dengan kenaikan harga yang terjadi saat ini, maka harga tipe terendah Xpander telah menyetuh Rp 210,3 juta. Sementara banderol tipe tertinggi atau Ultimate A/T telah menapak di Rp 265,1 juta. (Ara)

 

 

 

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS