Hadang Jepang Cs, Vietnam Tancap Gas Produksi Mobnas

Hadang Jepang Cs, Vietnam Tancap Gas Produksi Mobnas
Fadil, mobil nasional pertama Vietnam yang merupakan pesaing Kia Mourning -dok.Oto.com.vn

Hanoi, Motoris – Pabrikan lokal Vietnam, Vinfast, Jumat (14/6/2019) lalu telah resmi memulai produksi mobil nasional (Mobnas) di negeri sendiri. Pabrikan ini mematok target produksi sebanyak 250.000 hingga nantinya bisa mencapai 500.000 unit per tahun.

Seperti dilaporkan Nikkei, Baomoi,  dan Vietnam Express, Sabtu (15/6/2019), Perdana Menteri Nguyen Xuan Phuc didapuk sebagai sosok utama peresmi kegiatan produksi pertama tersebut. Mobil pertama yang dibuat adalah hatchback yang dinamai Fadil.

Bermesin 1.4 liter, Fadil dibanderol 450 juta dong atau sekitar US$ 19.400. Mobil yang disebut sebagai pesaing kuat dari Kia Morning itu, kabarnya telah terpesan 10.000 unit, dan mulai dikirim ke pemesan pada Senin (17/6/2019) ini.

Selain Fadil, Vinfast juga memproduksi SUV dan Sedan. Keduanya mulai diproduksi di pabrik Haipong, mulai Juli nanti. Pabrik ini didirikan dengan investasi senilai US$ 3,5 miliar.

Model hatchback dari mobil nasional Vietnam yang diproduksi oleh Vinfast – dok.Baomoi

“Kami berkomitmen untuk melakukan upaya terbaik untuk menegaskan posisi dan kelas dari merek Vietnam di pasar global,” tutur Chairman Vin Group, Pham Nhat Vuong.

Dia tak asal bicara. Vinfast kini memang tengah rajin menyodorkan sampel produknya untuk diuji kualitasnya sekaligus disertifikasi di 14 negara. Hal itu, dilakukan agar produk-produk tersebut mampu menembus pasar global.

Gandeng pabrikan top
Vinfast juga diketahui menggandeng sosok dan pabrikan kondang di jagat otomotif dunia. Dia telah mendapuk mantan eksekutif General Motors, Jim DeLuca, sebagai Chief Executive Officer perusahaan.

Sementara pabrikan sohor asal Jerman, Bayerische Motoren Werke (BMW) dijadikan sekondan dalam produksi. Begitu pula dengan pabrikan asal Austria Magna Steyr, dan pembuat spare part, Robert Bosch.

Total jenderal ada 30 pabrikan yang digandeng oleh Vinfast. Sebagian besar berasal dari Eropa, terutama Jerman.
Pasar mobil di Vetnam memang masih terbilang kecil, dengan penjualan tahunan hanya 280.000 unit. Jumlah ini, menurut catatan Nikkei hanya seperempat dari total penjualan Indonesia.

“Namun, Vietnam merupakan salah satu negara anggota perhimpunan bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dengan pertumbuhan ekonomi tercepat. Kini Product Domestic Brutto per kapita Vetnam telah menyenutuh US$ 2.600, dan bahkan di dua kota besar yakni Hanoi dan Ho Chi Minh telah mendekati US$ 3.000,” tulis media tersebut.

SUV di jajaran mobil nasional Vietnam Lux SA 2.0 yang dibuat oleh Vinfast diluncurkan Jumat 14 Juni 2019 – dok.VNExpress

Melihat fakta ini, Vinfast sepertinya ingin bergerak cepat. Pabrikan bahkan telah menargetkan untuk memproduksi mobil dan sepeda motor listrik dengan total 12 model pada tahun 2020 nanti.

Vietnam bergerak cepat, karena tak ingin hanya “dijadikan” pasar semata. Dia ingin menjadi pemain – bahkan berskala global-  dan sekaligus menghadang pabrikan otomotif asing, terutama Jepang, Amerika, dan lainnya. (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This