Pacu Penjualan di Cina dan Asia, Harley Bikin Motor 338 cc

Pacu Penjualan di Cina dan Asia, Harley Bikin Motor 338 cc
Harley Davidson varian scrambler bermesin 330 cc yang dibuat bersama dengan pabrikan Cina - dok.Harley Davidson

Zhejiang, Motoris – Pabrikan motor gede konadng asal Milwaukee, Amerika Serikat, membuat strategi baru untuk menggenjot penjualan produk, khususnya di Cina. Caranya, dengan menggandeng pabrikan lokal untuk memproduksi motor yang bermesin kecil, sehingga harga lebih terjangkau.

Seperti dilaporkan laman Xinhuanet dan China Daily News, belum lama ini, Harley berkongsi dengan Zhejiang Qianjiang Motorcycle Co Ltd.  Qianjiang merupakan pabrikan otomotif yang berada di kota Wenling, Zhejiang, yakni sebuah wilayah di bagian timur Cina.

“Kami bersama Harley-Davidson akan mengembangkan motor premium yang bermesin 338 cc yang akan kami pasarkan di Cina. Kemudian, ke pasar Asia lainnya akan dilakukan selanjutnya,” demikian bunyi pernyataan resmi Qianjiang.

Peluncuran motor bergaya scrambler itu akan dilakukan pada akhir tahun 2020 nanti. Sedangkan, meski tak menyebut besaran pasti, namun Qianjiang memastikan harga motor tersebut bakal terjangkau.

Pabrikan itu belum merinci spesifikasi dari motor itu. Kendati begitu, dia memastikan bahwa kualitas dan teknis akan dikontrol bersama dengan Harley, sehingga ruh dan karakter Harley tetap akan kuat di produk tersebut.
Cara ini dinilai memiliki arti strategis baik bagi Harley maupun Qianjiang.

Ilustrasi Harley Davidson – dok.Techthelead

Maklum, penjualan Harley saat ini terengah-engah. Selain terhadang berbagai aturan di negara-negara tujuan ekspor, produk dengan mesin besar membuat harga juga selangit. Walhasil, tak terjangkau oleh konsumen umum.

Lantaran itulah, memproduksi model dengan mesin yang relatif lebih kecil dengan menjaga kualitas tetap premium menjadi solusi. Sedangkan bagi Zhejiang Qianjiang Motorcycle – yang merupakan bagian dari Gely Group itu – kongsi ini bisa memperkaya portofolio produk sekaligus mendapatkan ilmu baru soal teknologi setelah beberapa tahun lalu mengakuisisi Benelli.

Harley memang bertekad bulat untuk menggenjot penjualan di Cina. Tahun lalu, pabrikan ini berinvestasi di sektor pasar daring untuk menjual produk-produknya. Hasilnya ternyata tokcer, terbukti penjualannya naik 27% dibanding tahun 2017. (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This