VW Akhiri Produksi Beetle, Edisi Final Mulai Dijual

VW Akhiri Produksi Beetle, Edisi Final Mulai Dijual
VW Beetle edisi terakhir atau Final Edition menjadi penanda berakhirnya produksi mobil ikonik VW itu - dok.Forbes

Puebla, Motoris – Setelah memproduksinya kurang lebih selama 80 tahun atau delapan dekade, Volkswagen (VW) AG resmi mengakhiri pembuatan mobil ikonik VW Beetle. Sebagai penanda akhir, pabrikan yang bermarkas di Wolfsburg, Jerman, itu menyuguhkan kenangan berupa edisi terakhir (final edition) dalam rupa Beetle convertible dan coupe dua pintu.

Seperti dilaporkan laman Forbes, CNN, dan Reuters, Kamis (11/7/2019), upacara pengakhiran produksi yang ditandai peluncuran edisi terakhir Beetle itu dilakukan di pabrik VW yang berada di kota Puebla, Meksiko, Rabu (10/7/2019) kemarin. “Ini merupakan hari terakhir (bagi VW Beetle). Semuanya sangat emosional,” tutur Chief Executive VW Meksiko Steffen Reiche.

Dia mengatakan, Beetle edisi terakhir yang disajikan di saat perpisahan tersebut menggunakan desain Beetle ketiga.Kedua varian yakni Beetle convertible yang dibanderol US$ 23.045 dan versi coupe yang dihargai US$ 27.295 dijual melalui pasar daring Amazon.com. Harga tersebut belum termasuk pajak.

VW Beetle Edisi Terakhir dalam versi convertible – dok.Automotivenews

Beetle pertama kali diproduksi pada tahun 1938. Mobil ini dirancang oleh Ferdinand Porsche (yang kemudian menjadi pendiri dan pemilik Porsche AG), atas perintah Adolf Hitler. Beetle dimaksudkan sebagai mobil rakyat Jerman.

Dengan banderol yang murah plus desain yang menawan, Beetle berhasil memantik minat konsumen dari kelas bawah hingga jutawan. Bahkan, tak hanya di Jerman, tetapi juga di negara-negara lain.

Fakta berbicara. Selama dekade 1960-an, VW Beetle merajai pasar otomotif Amerika Serikat. Dia juga telah diekspor ke berbagai negara termasukke negara-negara di benua Asia.

Bahkan sejak diproduksi di Meksiko 65 tahun lalu atau sejak tahun 1954, tak kurang dari 21 juta Beetle telah diproduksi dan tersebar di seluruh dunia. Tampilan mobil bermesin di belakang ini kerap dibuat menarik oleh para pemiliknya dengan laburan kelir warna-warni.

Ilustrasi VW Beetle generasi lama yang dibalur cat warna-warni- dok.NBC News

Tren seperti itu mulai menggejala pada era Flower Power tahun 1960-1970-an. Kini, setelah tak diproduksi, Beetle diyakini tak akan dilupakan orang karena faktor keunikan dan kesejarahannya, tapi justeru bakal menjadi mobil koleksi yang bernilai tinggi. (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This