Kerennya Big Benz, Bus Pariwisata Medium Besutan Adiputro

Kerennya Big Benz, Bus Pariwisata Medium Besutan Adiputro
Bus medium Jetbus Big Benz garapan karoseri Adiputro hadir di GIIAS 2019 - dok.Motoris

Tangerang, Motoris – Seiring dengan tren plesiran para turis – baik domestik maupun mancanegara – yang terus meningkat, karoseri kondang asal Malang, Adiputro menyuguhkan medium bus berbasis chassis Mercedes-Benz. Bus berjuluk Jetbus Big Benz itu, telah dibeli Perusahaan Otobus (PO) penyedia jasa angkutan pariwisata Pandawa 87.

Data spesifikasi yang disajikan Adiputro menunjukan, bus ini menggunakan chassis Mercedes-Benz OF 917 4250 M/T. Dengan balutan di bkaroseri Adiputro kini panjangnya menjadi 8.100 milimeter (mm), lebar 2.300 mm, dan tinggi 2.935 mm..

Jumlah kutsinya hanya 31 unit. Hal itu sengaja dibuat, karena untuk memberi keleluasan akses dan jarak antara kursi. “Kami melihat sektor pariwisata kan terus berkembang. Membaiknya infrastruktur jalan tol, ekonomi yang mmbaik, destinasi wisata yang makin berkembang, telah menarik minat wisatawan. Karena itu, kami imbangi dengan suguhan sarana angkutan yang premium pula,” kata ekskutif Adiputro, Jesse Jethrokusumo, saat ditemui di booth Adiputro GIIAS 2019, ICE, Serpong, Tangerang, Selasa (23/7/2019).

Ruang kemudi Jetbus Big Benz – dok.Motoris

Faktanya, fitur-fitur yang disematkan pada bus tersebut juga lumayan. Untuk sistem video, menggunakan TV LED 19,5 inci yang dilipat pada atap bagian depan.

Perangkat sistem audionya terdiri dari DVD Player Double DIN, 2 set speaker plus power subwoofer, serta preamplier. Deknya menggunakan Tukey Flooring yang dilapisi karpet Tarabus buatan Prancis dengan motif kayu.

Sementara, bagian cockpit atau ruang kemudi, tampilan dashboard hingga panel meter seperti bus besar. Bahkan, gaya desain garis-garis bibir dashboard cukup keren, mengingatkan orang pada dashboard sedan Mercedes-Benz.

Tampilan samping Jetbus Big Benz – dok.Motoris

Eksterior
Bagian eksterior mengingatkan gaya-gaya klasik tetapi dengan sentuhan modern. Wajahnya mirip dengan Toyota Coaster zaman dulu. Dengan lampu utama membulat dengan LED yang di bagian pinggir diimbuhi DRL.

Grillnya besar, khas seperti van-van Mercedes-Benz. Lampu kabut juga dengan menggunakan LED plus DRL. Begitu pula dengan lampu sein yang telah menggunakan LED.

Interior Jetbus Big Benz – dok.Motoris

Bagasi tempat menaruh barang-barang bawaan penumpang sengaja tak ditempatkan di atas jajaran kursi penumpang. “Ini untuk membuat kabin terkesan lapang. Karena, ini bus yang berukuran kecil. Jadi bagasi di belakang. Selain terlihat lapang, juga bersih. Jadi kenyamanan tercipta,” kata Jesse menjelaskan.

Bagian belakang mengadopsi gaya desain “boxy” sehingga terkesan seperti sebuah bus besar. Tak lupa, Adiputro juga memberinya emergency door, safety hammer, fire extinguisher, serta sun roof.

Tampilan belakang Jetbus Big Benz – dok.Motoris

“Untuk harga, kami tetapkan Rp 365 juta, di luar chassis. Jadi hanya karoseri saja,” imbuh Jesse.

Sejak pembukaan hajatan GIIAS 2019 di ICE Serpong, Tangerang, bus ini menjadi pusat perhatian pengunjung. Mereka rela mengantre bergantian untuk masuk dan mencoba bagian dalam bus tersebut. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This