Perpres Terbit, Sedan Listrik Tesla Model 3 Rangsek Indonesia

Perpres Terbit, Sedan Listrik Tesla Model 3 Rangsek Indonesia
Tesla Model 3 bakal diluncurkan di Indonesia pada akhir Agustus nanti - dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – Prestige Image Motorcars (PIM) berancang-ancang meluncurkan sedan listrik besutan Tesla Inc – Tesla Model 3 – di Indonesia pada akhir Agustus nanti. Ada sejumlah faktor yang menjadikan mobil ini diyakini diminati konsumen Indonesia, selain banderolnya yang lebih murah dibanding Tesla Model X dan Model S.

Seperti diungkapkan Presiden Direktur PIM, Rudy Salim, nama Tesla di jagat pasar mobil listrik dunia merupakan merek yang diakui. Pabrikan besutan Elon Musk itu diakui sebagai pabrikan mobil listrik yang tidak hanya menyuguhkan produk-produk dengan gaya desain sesuai selera masyarakat saat ini, tetapi juga menawarkan kualitas teknologi yang mumpuni.

“Nama Tesla dengan mobil listrik sudah mendapatkan tempat tersendiri di masyarakat dunia. Bicara mobil listrik dengan tampilan dan teknologi terkini, yang ada di benak orang langsung Tesla,” kata Rudy saat dihubungi, Sabtu (10/8/2019).

Citra seperti itu juga terbangun di Indonesia. Di kalangan “berduit” di Indonesia, nama Tesla juga mendapatkan tempat tersendiri. Terbukti, dua varian model Tesla yakni Model S dan Model X yang berbanderol Rp 2 miliar lebih, sudah terjual di Tanah Air.

Sedan listrik Tesla Model 3 – dok.Reuters

“Karena itu, kami yakin peminat Tesla di Indonesia cukup banyak. Apalagi, sekarang sudah ada Perpres mobil listrik, yang kabarnya juga bisa memberikan banyak insentif untuk mobil listrik, terutama infrastruktur pengisian baterai (dan bisa juga beragam perlakuan istimewa sebagai insentif mulai dari parkir, tol, bebas melintas di wilayah yang berlaku aturan ganjil genap, tarif perpajakan, dan lain-lain),” ujar Rudy.

Melihat fakta ini, Rudy, menyebut bakal menggelontorkan Tesla Model 3 di Indonesia pada akhir Agustus. Terlebih, Model 3 tercatat sebagai model Tesla dengan banderol paling terjangkau, namun fitur dan teknologi yang tetap mumpuni.

Harga turun
Juli lalu, seperti dilansir Reuters, Selasa (16/7/2019), Tesla Inc mengumumkan penataan harga portofolio produk Tesla, terutama di jajaran Model 3. Caranya, dengan mengerek turun banderolnya. Sedan Model 3 tipe Long Range harganya diturunkan dari US$ 39.315 atau sekitar Rp547,3 juta menjadi US$ 38.990 atau sekitar Rp542,8 juta.

“Harga kami sesuaikan, agar lebih terjangkau,” bunyi pernyataan pabrikan itu.

Saat ini, Model 3 ini juga tercatat sebagai mobil terlaris Tesla. Setidaknya, itu terekam dalam data penjualan sepanjang kuartal kedua lalu (April – Juni 2019). Dari total penjualan Tesla di rentang waktu itu, yang sebanyak 95.200 unit, 80%-nya merupakan Model 3.

Ilustrasi mobil listrik buatan Tesla, laris di Cina – dok.The Straits Times

Pasar yang menyerap terbanyak dari varian itu adalah Cina. Di Negeri Tirai Bambu itu, Model 3 dibanderol 328 ribu yuan atau sekitar Rp659,5 jutaan.

Lantas berapa banderol yang akan dipatok PIM? Rudy menyebut besaran harga belum final, dan masih terus dihitung pihaknya. “Tetapi yang pasi jauh di bawah Tesla Model X dan Model S,” ucap dia. (Fan/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This