Tak Cuma di Indonesia, di Jepang Inden Jimny Juga Dua tahun

Tak Cuma di Indonesia, di Jepang Inden Jimny Juga Dua tahun
Suzuki Jimny generasi baru diluncurkan secara resmi di hajatan GIIAS 2019 - dok.Motoris

Cirebon, Motoris – Masa tunggu pemesanan atau inden SUV ikonik Suzuki yakni Suzuki Jimny versi anyar di Indonesia saat ini sampai dua tahun, begitu pun di negeri asalnya, Jepang. Membeludaknya peminat yang jauh melebihi kapasitas produksi menjadi penyebabnya.

Informasi soal lamanya masa inden ini diungkapkan langsung 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Salaes (PT SIS), Donny Saputra. “Indennya sudah ada yang sampai dua tahun, itu terjadi di beberapa jaringan kami yang ada di daerah. Bahkan sampai ada konsumen dari satu kota sengaja coba-coba cari ke diler di daerah lain, biar bisa cepat dapat antrean,” tutur dia sebelum pemberangkatan “All New Ertiga Tripventure” ke Cirebon, di Cikarang, Jawa Barat, Selasa (27/8/2019).

Kendati tak menyebutkan angka pastinya, namun Donny mengatakan jumlah pemesanan Jimny generasi keempat ini telah mencapai ribuan unit. Padahal, Suzuki Motors Company di Jepang hanya memberi jatah ke Suzuki Indonesia, 50 unit saban bulannya.

“Jadi, jatah yang 50 unit kita bagi ke 53 diler Suzuki yang ada. Bisa dibayangkan, satu bulan diler dapat satu unit.Padahal, ada satu diler yang mendapatkan pesanan lebih dari 150 unit,” ujar Donny.

All New Jimny sebelumnya juga telah diperkenalkan di gelaran GIIAS 2018 – dok.Motoris

Bahkan, melihat masa antrean yang begitu panjang, sementara jatah bulanan yang hanya satu unit, ada diler yang menolak pemesanan dari calon pembeli. Sebab, diler yang bersangkutan sudah cukup banyak menerima pesanan sebelumnya.

Suzuki Indonesia remi mulai meluncurkan Jimny versi paling baru itu di hajatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, Juli lalu, atau kurang lebih setahun setelah resmi dijual di Jepang pada Agustus 2018.

Di Indonesia, Jimny anyar ini ditawarkan dalam empat varian, masing-masing mengusung mesin 1.500 cc. SUV itu dibanderol Rp315,5 – 330 juta on the road untuk wilayah Jakarta.

Antrean di Jepang
Jika di Indonesia para pembeli Suzuki Jimny harus menunggu sampai dua tahun, itu bisa dimaklumi. Pasalnya, di Jepang – yang merupakan asal dan tempat Jimny diproduksi – antrean juga mencapai satu setengah sampai dua tahun.

Seperti dilaporkan laman Best Car Web, Selasa (20/8/2019) lalu, di Negeri Sakura itu, Jimny yang disuguhkan ke konsumen ada dua varian. Keduanya adalah, jenis kei car (mobil kecil) yang bermesin 600 cc dan varian bermesin 1.500 cc yakni Suzuki Sierra.

“Masa tunggu pesanan kei car, antara delapan hingga satu tahun. Tetapi untuk yang bermesin besar (Jimny Sierra) bisa satu setengah hingga dua tahun,” kata seorang pejabat Suzuki yang mengetahui persis penjualan.

Lamanya masa tunggu ini tak lepas dari jumlah produksi. Data pemesanan Suzuki Jimny Sierra – yang merupakan Jimny yang diekspor Suzuki Motors Company – kata pejabat tersebut, sejak dijual 5 Agustus 2018 hingga Juli lalu telah mencapai 15.000 unit dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

Suzuki Jimny terbaru sedang diangkut truk gendong di jalan tol Jakarta-Cikampek menuju Bekasi – dok.Motoris

Padahal, dari Juli (sebulan sebelum resmi dijual di Jepang) hingga Desember 2018 lalu, produksi Jimny Sierra hanya 3669 unit. Oleh karena itu, Suzuki Motors tahun ini melipatkan jumlah produksi.

Tapi itu pun masih jauh dari angka pemesanan yang diterima. Sepanjang januari – Juli lalu, pabrikan berlambang huruf “S” itu baru memproduksi Sierra sebanyak 7..095 unit. (Lut)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This