Gairahkan Pasar, Calya Versi Anyar Segera Meluncur

Gairahkan Pasar, Calya Versi Anyar Segera Meluncur
Toyota Calya versi baru yang fotonya banyak beredar di dunia maya - dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – Menyusul beredarnya foto-foto mobil murah ramah lingkungan (LCGC) Toyota Calya versi penyegaran atau versi anyar beredar di dunia maya, PT Toyota Astra Motor (TAM) mengakui segera meluncurkannya. Tingginya potensi ceruk pasar pembeli pemula mobil (first buyer) dan makro ekonomi yang kondusif menjadi pertimbangan tersendiri.

“Kita sedang persiapan. Nanti, segera kita infokan. Soal produk. Tampilan bar, nanti akan kita sampaikan di press gathering,” tutur Marketing Director TAM, Anton Jimmi Suwandy, saat dihubungi, di Jakarta, Rabu (4/9/2019).
Menurutnya, potensi pasar LCGC di Tanah Air masih menggiurkan. Permintaan mobil dari pembeli mobil pertama atau kelompok pemula pembeli mobil di Indonesia masih tetap besar.

“Dan ini tidak hanya untuk keperluan taksi online saja, tetapi juga untuk penggunaan atau sebagai sarana mobilitas sehari-hari. Artinya, demand dari retail (permintaan individu) tetap lebih besar (dibanding pembelian borongan untuk taksi online atau rental). Porsinya sekitar 60% (dari total penjualan LCGC),” kata Anton.

Sebelumnya, saat ditemui sebelum peresmian program Toyota Fun/Code di Jakarta belum lama ini, Anron menyebut, meski program LCGC sudah lima tahun berjalan yakni sejak tahun 2013, dia berharap tetap dilanjutkan. Pasalnya, kontribusi program LCGC ini cukup signifikan.

Ilutrasi, Toypta Calya versi yang dipasarkan saat ini – dok.Motoris

“Investasi yang cukup besar (menurut PT Surveyor Indonesia mencapai Rp 19 triliun lebih), dan tahun lalu, porsi LCGC (termasuk Calya dan kembarannya Sigra) mencapai 20% dari total penjualan (yang sebanyak 1,1 juta unit),” ucap dia.

Meski penjualannya berada di tren penurunan sejak tahun lalu, namun di pengujung tahun ini ada sentiment positif. Penyrunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) dari 5,75% menjadi 5,5% yang diharapkan diikuti oleh suku bunga kredit dari leasing (lembaga pembiayaan). “Mudah-mudahan penurunan BI Rate diikuti penurunan leasing rate,” imbuh Anton.

Sekadar catatan, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia menunjukan, di rentang waktu Januari – Juli kemarin, Toyota Calya terjual sebanyak 31.700 unit. Penjualan ini jauh di atas penjualan saudara kembarnya, Daihatsu Sigra yang hanya 29.923 unit.

Ilustrasi, Daihatsu Sigra yang merupakan kembaran dari Toyota Calya – dok.Motoris

Data Gaikindo juga menunjukan, pada kurun tujuh bulan pertama itu,penjualan LCGC (terdiri dari Toyota Agya, Daihatsu Sigra, Datsun GO dan GO+, Honda Brio, Suzuki Wagon R, Calya, dan Sigra) susut 11,4%. Sedangkan di semester pertama, penjualan LCGC ambles hingga 12,41%. Tahun lalu di rentang enam bulan ertama, pnjualan mencapai 115.076 unit. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This