Mobil Listrik Terbaik 2019 di Amerika dan Inggris

Mobil Listrik Terbaik 2019 di Amerika dan Inggris
Tesla Model 3 Saloon - dok.Autotrader

California, Motoris – Indonesia baru saja memulai era kendaraan listrik dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Motor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan. Terbitnya Perpres ini disambut antusias oleh industri otomotif nasional, karena dibekali dengan limpahan beragam insentif dari pemerintah.

Namun, sebelum mobil atau sepeda motor listrik membanjiri pasaran, konsumen tentu harus membekali diri dengan pengetahuan yang memadai mengenai kendaraan ramah lingkungan tersebut. Maklum, biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli satu unit mobil listrik besar kemungkinan masih lebih mahal dibandingkan harga mobil bertenaga bahan bakar minyak (BBM).

Nah, salah satu cara termudah untuk mengetahui mobil listrik yang paling digemari di dunia adalah dengan mengintip data penjualan mobil listrik di Amerika Serikat (AS) dan Inggris, dua negara yang masyarakatnya sudah lebih dulu mengendarai mobil tersebut.

Dikutip dari BusinessInsider.sg dan Carbuyer.co.uk, berikut lima mobil listrik yang paling laku terjual sepanjang 2019 ini.

1. Tesla Model 3 Saloon
Di AS, Tesla Model 3 menduduki peringkat pertama mobil listrik yang paling banyak terjual. Sampai Juni 2019, sebanyak 67.650 unit Tesla Model 3 diserap oleh masyarakat AS. Sementara di Inggris, Tesla Model 3 merupakan mobil listrik terlaris ketiga dengan banderol harga £40.895 – £53.545 atau kalau di rupiahkan jadi Rp703,63 juta untuk tipe yang termurah.

Tesla Model 3 Saloon – dok.Completecar

Tesla Model 3 merupakan generasi penerus dari Tesla Model S dan Model X, dua mobil listrik buatan Tesla lainnya yang lebih mengedepankan desain. Tesla Model 3 bisa mencapai kecepatan 0 sampai 99,7 kilometer per jam hanya dalam waktu 3,2 detik saja.

Para pengguna sedan ini menyebut kinerja mesin, fitur canggih kendaraan, serta interior mewah dari mobil tersebut menjadi daya tarik utama untuk membelinya. Walaupun, harga mobil tersebut jauh lebih mahal dibandingkan dengan mobil listrik lainnya.

2. Kia e-Niro EV
Pabrikan otomotif asal Korea Selatan, Kia Motors, berhasil membius warga Inggris raya lewat Kia e-Niro EV. Mobil hatchback ini menjadi mobil listrik favorit di Inggris sepanjang tahun ini.

Dibanderol dengan harga £36.495, setara Rp628,17 juta per unitnya, Kia e-Niro EV berhasil menaklukkan kedigdayaan Nissan Leaf.

Tim dari Carbuyer.co.uk menilai, dengan harga yang kompetitif tersebut Kia e-Niro EV adalah mobil listrik terlengkap yang pernah mereka kendarai. Meski demikian, Kia e-Niro EV belum berhasil memikat warga AS untuk memilikinya.

Kia e-Niro EV – dok.Istimewa

3. Nissan Leaf
Berbicara statistik penggunaan listrik, para pecinta otomotif di AS dan Inggris tidak bisa lepas dari Nissan Leaf. Mobil hatchback buatan Nissan Motor Company Ltd ini telah mengaspal di jalanan negara asalnya Jepang, maupun di AS dan Inggris sejak pertama kali diproduksi pada 2010 lalu.

Selama 9 tahun tersebut, Nissan Leaf telah meraih berbagai penghargaan seperti 2010 Green Car Vision Award, 2011 European Car of the Year, 2011 World Car of the Year, dan 2011–2012 Car of the Year Japan.

Terakhir, pada 2018 kemarin Badan Perlindungan Lingkungan AS (The U.S. Environmental Protection Agency/EPA) merilis hasil tes yang menyebut Nissan Leaf mampu menempuh jarak 243 km dengan kondisi baterai terisi penuh.

Tahun ini, Nissan merilis generasi kedua Nissan Leaf yang sudah terjual sebanyak 6.008 unit di AS sepanjang Semester I 2019. Menjadikannya mobil listrik dengan penjualan kelima terbesar di negara Paman Sam.

Nissan Leaf – dok.Motoris

Sementara sejak awal diluncurkan pada 2010 lalu, Nissan mencatat telah menjual mobil tersebut sebanyak 400.000 unit. Menjadikan Nissan Leaf sebagai mobil listrik terlaris di dunia sampai saat ini.
Di Inggris, untuk bisa memiliki Nissan Leaf terbaru, pembeli harus merogoh kocek mulai dari £31,495 sampai £39,395, atau Rp541,97 juta untuk tipe terendah.

4. BMW i3
Di pasar AS, pabrikan otomotif asal Jerman BMW berhasil menempatkan seri i3 satu posisi di bawah Nissan Leaf yang legendaris, sebagai mobil listrik paling banyak terjual sepanjang 2019. Sampai Juni 2019, BMW i3 terjual sebanyak 2.207 unit.

Konsep hatchback elektrik ini diperkenalkan pertama kali pada International Motor Show 2011 , sebelum kemudian diproduksi di Leipzig pada 2013. BMW i3 merupakan kendaraan bebas emisi pertama yang diproduksi secara massal oleh BMW.

Sampai akhir 2018 lalu, BMW i3 merupakan mobil listrik ketiga yang paling banyak terjual di dunia. Dari 133.000 unit yang terjual, sebanyak 37.000 unit terjual di negara Paman Sam.

Mobil listrik BMW i3 dipamerkan di GIIAS 2019 dan sudah mulai dijual di Indonesia – dok.Motoris

Beberapa penghargaan yang diraih BMW i3 adalah World Green Car of the Year 2014, World Car Design of the Year 2014, iF Product Design Gold Award, UK Car of the Year 2014, dan Best Supermini of 2014 di ajang UK Car of the Year Awards.

Untuk bisa memboyong BMW i3 ke garasi rumah, siapin saja duit segar sebanyak £35.350 – £37.840 atau setara Rp607,93 juta.

5. Volkswagen e-Golf
Satu lagi pabrikan Jerman yang berhasil memikat pasar AS dan Inggris lewat mobil listriknya adalah Volkswagen alias VW.

VW lebih dulu memasarkan VW Golf ke dunia sejak 1974. Kemudian secara mulus berhasil melakukan transisi tenaga penggerak dari BBM ke listrik lewat VW e-Golf yang pertama kali diluncurkan pada 2011.

2019 Volkswagen e-Golf

Lahirnya varian listrik membuat keluarga VW Golf semakin dicintai, karena kendaraan listrik tersebut memiliki kualitas yang sama dengan saudara kandung konvensionalnya. Satu-satunya perbedaan adalah bahwa jangkauannya ditentukan oleh pengisian baterai, bukan berapa banyak bahan bakar di tangki.

Harga tipe listrik juga cukup bersaing dengan mobil listrik lainnya. Di Inggris, VW e-Golf dilego £31,075 sekitar Rp534,03 juta. (Gen)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This