Ganti Emblem Chevrolet, Harga Almaz Nanjak di Thailand

Ganti Emblem Chevrolet, Harga Almaz Nanjak di Thailand
Chevrolet Captiva berbasis Wuling Almaz di Thailand - dok.Istimewa

Bangkok, Motoris – Chevrolet Thailand telah meluncurkan SUV Chevrolet Captiva versi anyar pada Senin (9/9/2019) lalu. SUV itu adalah Wuling Almaz yang diimpor dari Indonesia – karena diproduksi Wuling Motors Indonesia – dan emblemnya diganti dengan emblem Chevrolet.

Selain emblem, perbedaan lainnya adalah fitur Voice Command (WIND). Di Captiva anyar itu tidak tersaji fitur itu, meski ada Captiva Link, seperti halnya WulingLink.

Penggunaan produk Wulig dengan nama Chevrolet yang merupakan anak perusahaan General Motors (GM) seperti ini sangat dimungkinkan. Pasalnya, GM merupakan bagian dari pabrikan pembuat Wuling Almaz, yakni SGMW Motors atau SAIC-GM-Wuling Motors.

Di pabrikan yang dibentuk tahun 2002 dan bermarkas di Liuzhou, Guangzhou, Cina, itu GM menggenggam saham sebesar 34%. Sedangkan 54% dikuasai SAIC Motor, dan Wuling Group hanya memiliki 15,9%.

Wuling Almaz 7 kursi penumpang di GIIAS 2019 yang berlangsung 18-28 Juli – dok.Motoris

Seperti dilaporkan Bangkok Post, Selasa (10/9/2019), Wuling Almaz yang telah berganti emblem Chevrolet itu, dibanderol mulai 999.000 – 1.199.000 baht atau sekitar Rp 457,5 – 549,1 juta. Dan seperti di Tanah Air, di Negeri Gajah Putih itu, Almaz Captiva itu disuguhkan dalam beberapa varian.

Rinciannya, tipe LS yang merupakan tipe terendah – dengan kapasitas 5 penumpang – dibanderol 999.000 baht atau sekitar Rp 457 juta. Sementara LT (medium) dan Premium (tertinggi) yang berkapasitas 7 penumpang dibanderol 1.099.000 dan 1.199.000 baht atau Rp 503 – 549,1 juta.

Nanjaknya harga Wuling berganti emblem itu bisa dimaklumi, karena diimpor dari Indonesia secara utuh. Selain itu, ada beberapa penyesuaian sedikit yang dilakukan Chevrolet Thailand di pabrik Rayong, sebelum mobil ini dijajakan. Seorang pejabat GM di Thailand menyatakan, impor dari Indonesia lebih rasional ketimbang mengimpor dari Cina, karena harga bisa lebih bersaing.

Sementara, laman GM Authority menulis, bukan kali ini saja Chevrolet atau GM menggunakan produk besutan SGMW – yang di Cina dinamai Baojun (termasuk Wuling Almaz) – untuk diganti emblem.

SUV Wuling Almaz – dok.Motoris

“Ini bukan pertama kalinya GM mengganti model Bajoun (Wuling Almaz) sebagai Chevrolet, karena sebelumnya GM juga menggunakan sedan Baojun 630 yang dijual sebagai Chevrolet Optra di pasar tertentu terasuk Mesir,” tulis media itu. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This