Ubahan dan Harga Calya Baru di Mata Pentolan Komunitas 

Ubahan dan Harga Calya Baru di Mata Pentolan Komunitas 
Tampilan eksterior bagian depan Toyota New Calya - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – PT Toyota Astra Motor (TAM) resmi meluncurkan LCGC tujuh penumpang Toyota Calya versi penyegaran atau New Calya, Senin (16/9/2019) setelah tiga tahun malang melintang di segmen pasar mobil ramah lingkungan berharga terjangkau tersebut. Sejumlah respon pun diberikan masyarakat, termasuk pentolan Komunitas Toyota Calya Indonesia (KTCI), Laksono Sapto Prayitno dan pengguna lain mobil tersebut.

Pria yang menjabat sebagai Ketua Umum KTCI sejak tahun 2017 lalu itu, mengaku mendapatkan kejutan dari Toyota dengan ubahan yang diberikan ke Calya versi anyar itu. Menurut dia mesi tercatat sebagai mobil kategori LCGC, namun tampila Calya baru itu tak kalah dengan model-model lain, bahkan di segmen yang lebih atas.

“Yang paling bikin surprise (adalah ubahan) spion lipat (retractable side mirror). Apalagi tombol swift (lipat dan buka) ada di setir. Tampilan depan dengan menawan (grill dan lampu baru). Lampunya tambah sporty, dan ada warna baru yang bikin saya ngiler,” kata wirausahawan bidang percetakan dan hologram tersebut kepada Motoris, di Jakarta, Senin (16/9/2019).

Ketua Umum KTCI Laksono Sapto Prayitno berfoto bersama Toyota New Calya – dok.Istimewa

Sapto tak hanya mengumbar pujian kosong. Dia bersama kakaknya langsung memesan masing-masing satu unit Calya anyar itu. Dia menunjukan dua SPK tersebut kepada Motoris. “Harganya cukup kompetitif. Terutama kalau kita bandingkan dengan pesaing atau kita bandingkan kalau bikin ubahan atau upgrade sendiri. Sehingga, kenaikan harga Rp 1,4 – 2 juta, itu value for money-nya besar banget,” kata Ketua KTCI dua periode ini.

Penilaian itu didasari hitung-hitungan perbandingan jika melakukan ubahan sendiri. Untuk biaya tambahan spion lipat (retractable side mirror) butuh ongkos Rp 1,5 juta. Kemudian head unit touchscreen Rp 2,5 juta, upgrade lampu harus merogoh kocek Rp 3 juta.

“Jadi, kalau dihitung-hitung butuh biaya Rp 7 jutaan. Tetapi kalau sekarang – New Calya- kita tanpa upgrade, (harganya) cuma naik Rp 2 juta. Jadi murah abiss. Menang banyak kita,” ungkap dia diiringi tawa.

Spion lipat atau retractable side mirror merupakan ubahan lainnya di bagian eksterior – dok.Motoris

Sebelumnya, Marketing Director TAM Anton Jimmi Suwandy usai peluncuran di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, mengatakan, selain sebagai upaya untuk menyiasati persaingan yang kian sengit di segmennya, “penyegaran” tampilan Calya ini sudah saatnya. Maklum, dia telah hadir di pasar sejak Juli 2016 lalu.

Keinginan konsumen
Namun, lanjut Anton, faktor yang tak kalah penting dan menjadi pertimbangan Toyota dalam melakukan ubahan itu adalah masukan dan keinginan dari konsumen. Dia menyebut, harapan dan keinginan konsumen di semua segmen terus berkembang, termasuk segmen LCGC tujuh penumpang itu.

“Toyota tentu ingin memenuhi harapan para konsumen. Komitmen kami adalah bagaimana memberikan yang terbaik. Apalagi, kami juga ingin pasar terus tumbuh,” kata Anton.

Pernyataan senada diungkapkan Executive General Manager TAM, Fransiscus Soerjopranoto, saat ditemui di tempat yang sama. Menurut dia, ubahan tampilan atau “peyegaran” merupakan salah satu jurus ampuh dalam memantik minat calon pembeli.

Ubahan interior di New Calya mulai dari padu-padan warna di dashboard hingga head unit baru – dok.Motoris

“Apalagi, dari pengalaman teman-teman di diler yang bersentuhan langsung dengan customer menunjukan, di segmen ini (Calya) tampilan merupakan aspek penting yang menarik minat customer setelah harga dan fitur,” ucap dia.

Pernyataan Soerjo diamini Deputy Division Head Marketing Planning PT TAM, Andri Widiyanto yang juga ditemui di tempat tersebut. Dia menyebut, di saat tingkat persaingan yang semakin ketat dengan hadirnya model sekelas yang disodorkan merek lain.

Atau, lanjut dia, di saat merek-merek pesaing tersebut juga terus melakukan ubaha-ubahan untuk menarik minat. “Jadi kita perlu diferensiasi untuk menarik perhatian. Dan salah satu diferensiasi yang dibutuhkan adalah yang kasat mata – karena di segmen ini dinilai sanat menarik – yakni di tampilan atau desainnya,” ucap dia.

Ubahan yang dilakukan Toyota terhadap Calya menyentuh bagian eksterior maupun interior. Pada eksterior ubahan terlihat dari hadirnya New LED Headlamp, New Retractable Outer Mirror (tipe G), New Front Grille Design with Dark Chrome Element, New Dark Chrome Element pada backdoor garnish, serta New Alloy Wheel Design.

Pelek Toyota New Calya menggunakan gaya desain baru – dok.Motoris

Sementara pada interior, ubahan terlihat dari penggunaan warna coklat gelap (dark brown) yang melapisi dashboard dan kursi pengemudi maupun penumpang untuk semua tipe. Selain itu hadirnya New Touchscreen Head Unit (tipe G), New Audio Steering Switch (tipe G), New Under Seat Compartment Tray (tipe G A/T), Illumination on A/T Indicator (tipe G A/T), Driver Seat Back Pocket (tipe G), serta Front Console Box (tipe G).

Untuk harganya, tipe E non ABS dibanderol Rp 137,463 juta atau naik Rp 1,431 juta. Tipe E M/T Rp 140,263 juta atau tambah mahal Rp 1,413 juta. “Tipe G M/T kini harganya Rp 146,400 juta atau naik Rp 2 juta, dan tipe G A/T Rp 158,400 juta atau naik Rp 2 juta,” imbuh Soerjo. (Ara)

Harga Toyota New Calya lebih mahal Rp 1,4 – 2 juta dibanding versi lama – dok.Motoris

CATEGORIES
TAGS
Share This