Menolak Tua, VW Beetle Menjelma Jadi Mobil Listrik

Menolak Tua, VW Beetle Menjelma Jadi Mobil Listrik
Ilustrasi, VW Beetle - dok.Electrek

Berlin, Motoris – Produsen mobil legendaris asal Jerman, Volkswagen (VW), tidak ingin ketinggalan dalam hiruk-pikuk elektrifikasi kendaraan. Hal itu diwujudkan melalui kerja sama yang dibuat VW dengan sebuah perusahaan konversi kendaraan listrik, eClassic.

Lewat anak perusahaannya, Volkswagen Group Components, kerja sama tersebut akan mentransfer powertrain e-Up ke dalam tubuh VW Beetle atau yang dikenal dengan sebutan VW Kodok di Indonesia.

VW e-Beetle mampu menghasilkan tenaga hingga 81 tenaga kuda dan torsi 155 pound-feet. Dengan tenaga tersebut, si kodok listrik akan mampu melaju 0-50 mph dalam waktu lebih dari 8 detik. Meski terbilang tidak cepat, mobil ini mampu meraih kecepatan tertinggi hingga 93 mph.

VW mengklaim mobil konversinya tersebut mampu berjelajah sejauh 124 mil. Adapun untuk pengisian daya, VW e-Beetle sudah dibekali dengan teknologi fast charging. Teknologi tersebut membuat baterai VW e-Beetle dapat terisi hingga 75% dalam waktu satu jam pengisian daya.

Ilustrasi, pengecasan baterai mobil listrik – dok.Motoris

Konversi menjadi mobil listrik tersebut membuat VW Kodok ini pun harus menerima bobot ekstra. Kini, mobil klasik itu mengalami kenaikan berat badan menjadi 1.280 kg. Kenaikan tersebut disebabkan oleh modul baterai 36,8 kWh.

Perkuat Sasis dan Rem
Guna mengantisipasi kenaikan bobot tersebut, Volkswagen Group Components pun harus memperkuat sasis serta rem. Hal itu dilakukan tak lain untuk menjaga performa VW e-Beetle selama dikendarai.

Dikutip dari BBC Top Gear, belum lama ini, VW mengatakan bahwa penyelesaian pekerjaan atas konversi e-Beetle tidak menutup kemungkinan lebih banyak lagi kendaraan bersejarah atau mobil klasik merek asal Jerman ini yang sesuai untuk dilakukan elektrifikasi.

Ilustrasi, gambar rendering VE Beetle listrik – dok. Istimewa

Anggota Dewan Volkswagen Group Components, Thomas Schmall, mengungkapkan pihaknya saat ini tengah mempersiapkan platform untuk bus.

“Kami sudah bekerja untuk mempersiapkan platform untuk bus. e-Porsche 356 juga dapat diaplikasikan pada masa mendatang,” ujar Thomas Schmall. (Gen)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This