SUV Adik Wuling Almaz Segera Lahir, Masuk Indonesia?

SUV Adik Wuling Almaz Segera Lahir, Masuk Indonesia?
Baojun RS-3, SUV Wuling Motors yang diposisikan di bawah Wuling Almaz - dok.BaojunMedia

Liuzhou, Motoris – Pabrikan otomotif asal Cina, SAIC-GM-Wuling (SGMW) atau Wuling Motors terlihat semakin agresif menggarap ceruk pasar SUV, termasuk SUV Subkompak. Setelah Wuling Almaz (nama di Indonesia) – yang dibuat dalam beberapa ragam nama seperti Baojun, MG Hector di India, dan Wuling Almaz di Indonesia, atau bahkan dilabeli dengan Chevrolet Captiva – kini Wuling diketahui tengah mengelus-elus Baojun RS-3.

Seperti diungkap laman resi perusahaan  dan Carscoops, Kamis (26/9/2019), Baojun RS-3 merupakan SUV Subkompak. Dia diposisikan di bawah Baojun 530 atau Wuling Almaz. Mobil ini ditawarkan dalam dua varian mesin yakni mesin naturally-aspirated berkubikasi 1.5 liter dengan semburan tenaga 103 hp dan mesin ber-turbocharger1.2 liter yang bertenaga hingga 128 hp.

Seperti sang kakak – Wuling Almaz – penyaluran semburan tenaga dari mesin Baojun RS-3 ke roda juga menggunakan dua pilihan transmisi. Selain manual 6 tingkat percepatan, juga ada transmisi Continously Variable Transmission (CVT) 6 tingkat percepatan.

Hanya, hingga kini belum ada rincian informasi soal spesifikasi dari mobil yang kabarnya akan diluncurkan pada Oktober nanti itu. Meski begitu, cuilan kabar menyebut pelek dual one, garis bodi yang diperkuat dengan body-cladding hitam, roof-spoiler sporty, panoramic sunroof seperti yang ada di Wuling Almaz akan menghiasi SUV kompak tersebut. Begitu pula dengan head-unit berteknologi voice-command.

Tampilan blakang Baojun RS-3 – dok.BaojunMedia

Lantas, akankah Baojun RS-3 ini segera menyapa konsumen di Indonesia? Senior Brand Manager Wuling Motors Indonesia, Dian Asmahani yang dihubungi Motoris belum lama ini mengaku belum bisa berkomentar.

“Belum bisa memberi komentar. Karena kami masih fokus di Almaz yang belum genap satu tahun , tapi sudah banyak kami lakukan improvement (antara lain dengan 7 kursi penumpang dan fitur voice command Wind),” kata dia.

Menurut Dian, kinerja penjualan Wuling Almaz juga cukup menggembirakan bagi perusahaan. Sejak diluncurkan pada Februari lalu, penjualan SUV ini terus mendominasi. “Bahkan, sepanjang Agustus lalu dari sekitar 1.800-an unit penjualan kami, Almaz porsinya mencapai 52%,” ujarnya.

Tak semua gemilang
Meski begitu, Dian mengaku ceruk pasar SUV di Tanah Air terus bertumbuh, seiring dengan tren yang ada di pasar internasional. Hanya, tak semua SUV kompak di Tanah Air menorehkan cerita gemilang dalam penjualan.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan di sepanjang Juli lalu, SUV subkompak Chevrolet Trax dan Nissan Juke hanya laku 7 unit. Sedangkan di rentang waktu Januari – Juni atau semester pertama tahun ini, dua SUV subkompak lainnya yakni Mazda CX-3 dan Mitsubishi Outlander Sport penjualannya ambrol 30 dan 16%.

Ilustrasi, Wuling Almaz varan 7 kursi di booth Wuling Motors di GIIAS 2019 – dok.Motoris

Data Gaikindo juga menunjukan sepanjang tahun 2018 lalu, penjualannya ke diler (wholesales) Mitsubishi Outlander hanya 816 unit. Sedangkan di rentang waktu Januari-Mei tahun ini wholesales hanya 77 unit.

Artinya, berkaca pada fakta ini, wajar jika Wuling Motors Indonesia bersikap hati-hati dan cermat sebelum menggelonotorkan Baojun RS-3. (Fer/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This