Pacu Penjualan, Hyundai Tucson Anyar Meluncur Tahun Depan

Pacu Penjualan, Hyundai Tucson Anyar Meluncur Tahun Depan
Ilustrasi, Hyundai Tucson yang dipasarkan saat ini - dok.Istimewa

Seoul, Motoris – Hyundai Motor Company akan menggelontorkan SUV Hyundai Tucson versi anyar ke pasar glonal pada tahun 2020 mendatang. Pabrikan asal Korea Selatan itu menjanjikan desain yang lebih menarik pada SUV jagoannya ini.

Product Planning Manager Hyundai Andrew Tuatahi mengaku, kini para insinyur Hyundai tengah menyelesaikan detil dari ubahan tersebut. “Kami akan menyelesaikan desain akhir Tucson. Bisa saya sampaikan tampilan visual mobil ini sangat menarik, sehingga kami yakin bisa menggaet konsumen lebih banyak,” tutur dia seperti dilansir laman Carscoops, belum lama ini.

Beberapa bocoran gambar menunjukkan, perubahan yang paling kentara pada Tucson anyar itu terlihat pada desain lampu. Gaya desainnya – kembar – sangat mirip dengan lampu utama pada Hyundai Santa Fe, Kona, dan Venue.

Tampilan lampu anyar ini semakin menarik karena dipadu dengan grill yang juga berdesain baru, yakni bergaya cascading alias bentuk yang menurun. Tetapi, ubahan di bagian interior juga tak kalah menarik, meski hanya berupa penggantian material yang digunakan.

Ilustrasi, Hyundai Tucson model 2019 – dok.Consumer Reports

Para desainer Hyundai kini menggunakan material seperti yang digunakan SUV Hyundai Santa Fe. Selain material, tata letak dan konfigurasi kabin juga diubah. Begitu pun dengan peranti sistem hiburan yang menggunakan model paling gres.

New Tucson akan ditawarkan dalam beberapa varian mesin. Mulai dari mesin 1.6 L CRDi Turbodiesel, mesin turbocharged T-GDI 1.6 L yang bertenaga 180 hp dengan torsi 264 Nm, mesin empat silinder 2.0 L, hingga mesin GDI empat silinder berkapasitas 2.5 L.

SUV lebih moncer
Gelontoran versi anyar Hyundai Tucson ini merupakan strategi pabrikan untuk menggenjot penjualan. Maklum, hingga pertengahan tahun 2019, penjualan Hyundai menghadapi tantangan berat karena terimbas perang dagang antara Amerika Serikat dan Cina. Selain itu, “ketegangan” perdagangan dengan Jepang.

Namun, Juru Bicara Hyundai yang dikutip kantor berita Yonhap, belum lama ini mengatakan, dari pembukuan penjualan di kuartal pertama atau dari Januari hingga Maret lalu, penjualan SUV Hyundai meang lebih moncer ketimbang sedan. Tak hanya di pasar lokal tetapi juga di pasar global, alias ekspor.

Pada rentang waktu itu, Hyundai melego 184.588 unit SUV dan 162.210 unit sedan. Di kurun waktu yang sama, pabrikan mengekspor 125.264 unit SUV, dan 86.563 unit sedan.

Ilustrasi, SUV Hyundai yakni Hyndai Santa Fe di GIIAS 2019 – dok.Motoris

Mobil-mobil itu tak hanya dikirim ke Eropa dan Amerika saja, tetapi ke sejumlah negara Asia – termasuk Indonesia – Australia, serta Afrika. Penjualan di pasar domestik sepanjang kuartal pertama itu naik 3,7% dibanding periode sama tahun lalu.

Sebaliknya, ekspor yang dibukukan menciut 3,4% dibanding tiga bulan pertama tahun 2018. Jika tahun lalu masih sebanyak 330.170 unit, di tahun ini hanya 319.049 unit. (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This