Ini Penyebab SUV Mini Suzuki S-Presso Laris Manis di India

Ini Penyebab SUV Mini Suzuki S-Presso Laris Manis di India
Suzuki S-Presso - dok.News18.com

Mumbai, Motoris – Varian SUV mini Suzuki S-Presso yang diluncurkan di India, 1 Oktober lalu membuat catatan gemilang. Hanya dalam tempo 11 hari, mobil ini terpesan sebanyak 10.000 unit.

Seperti dilaporkan laman India Times, Hindustan Today News, dan News18, para pemesan mobil ini terus bertambah saban harinya. Pesanan tak hanya datang dari kota-kota besar di India seperti New Delhi dan Mumbai saja, tetapi juga dari seluruh pelosok negara yang berjluk Negeri Sari itu.

Setidaknya ada empat alasan mengapa mobil ini laris manis. Pertama harga yang bersahabat bagi kantong masyarakat kebanyakan. Maklum, Maruti-Suzuki membanderolnya 3,69 – 4,94 lakh atau sekitar Rp 75,77 – 101 jutaan.

Kedua, tampilannya yang oke dengan padu padan warna yang ceria, menjadi daya tarik tersendiri bagi para konsumen usia muda yang di India jumlahnya sangat banyak. Dan ketiga, mobil ini mengusung gaya dan dilabeli sebagai mini SUV.

Bagasi Suzuki S-Presso – dok.Autoportal

Tampilannya memang dibuat layaknya SUV – meski dengan dimensi yang ini – mulai dari dimensi tingginya yang lebih tinggi dari rata-rata citycar. Ground clearance-nya juga dibuat lebih tinggi.

Terlebih, memam SUV yang telah menggejala di berbagai belahan dunia juga menjangkit di India. Alhasil, mobil dengan tampilan SUV langsung mendapat respon positif.

Keempat, konsumsi bahan bakarnya irit. Kendati tak disebut secara gamblang soal ini, namun Maruti-Suzuki menyatakan, S-Presso dibekali mesin 1.0 liter K10 seperti yang diusung oleh Suzuki Alto.

Mesin ini disebut sanggup menyemburkan tenaga hingga 67 bhp pada putaran mesin 5.500 rpm dan torsi maksium 90 Nm pada 3.500 rpm. Penyaluran tenaga ke roda menggunakan transmisi manual atau otomatis lima tingkat percepatan.

Suzuki S-Presso saat dilumcurkan 1 Oktober lalu – dok.India Times

“Mesinnya juga telah sesuai dengan standar BS6,” sebut Suzuki India.

SUV mini yang dibangun di atas platform Heartect – platform yang juga digunakan Swift, Dzire, WagonR, dan Baleno – itu bagian interiornya didominasi kelir hitam. Meski pada bagian dashboard-nya diipi kelir yang senada dengan warna bodi.

Fitur yang disematkan cukup menarik. Salah satunya, cluster instrumen digital berlayar sentuh SmartPlay Studio. (Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This