Toyota Raize – Daihatsu Rocky, Episode Anyar Cerita Mobil Kembar

Toyota Raize – Daihatsu Rocky, Episode Anyar Cerita Mobil Kembar
Toyota Raize - dok.Carscoops

Tokyo, Motoris – Setelah SUV anyar Daihatsu Rocky diperkenalkan ke publik dunia di hajatan Tokyo Motor Show (TMS) 2019, Rabu (23/10/2019), serangkaian gambar Toyota Raize di ranah maya langsung menyebar. Raize yang disebut sebagai kembaran Daihatsu Rocky, bakal meluncur di Jepang, 5 November nanti.

Berbagai cuitan di akun twitter dan laman Life30on, menyatakan Raize yang merupakan pengganti – atau bisa jadi, diposisikan di bawah atau malah di atas – Toyota Rush, itu akan melanjutkan cerita tentang mobil kembar dari dua pabrikan tersebut.

Beragam fitur bantuan untuk pengemudi termasuk peringatan dini jika ada potensi tabrakan, peringatan kepastia keamanan sebelum mobil dijalankan, hinggga monitoring blind spot ditanam di mobil ini. Toyota juga mengimbuhinya dengan lane keep assist, peranti peringatan lintas lalu lintas di belakang mobil, kamera surround view dan lain-lain.

Mesin yang diusungnya 1.0 liter turbocharged diperkirakan mampu menyemburkan tenaga hingga 98 PS dan torsi 140 Nm. Peyaluran tenaga ke roda diduga menggunakan transmisi manual atau CVT enam tingkat percepatan.

Bahkan disebut-sebut, versi dengan sistem pengerak roda allwheel drive juga bakal ditawarkan. Namun ini, masih perlu dikonfirmasi pada saat peluncuran.

Cerita sosok Toyota Raize dalam infografis- dok.Carscoops

“Raize memiliki gril trapesium yang diapit oleh lampu depan sweptback. Ke bagian bawah, kita bisa melihat intake vertikal dengan lampu kabut melingkar dan lampu LED daytime running horizontal,” tulis laman itu seperti dikutip Carscoops, Selasa (29/10/2019).

SUV ini  menggunakan body cladding plastik, pilar A yang dibuat lebih gelap dan fasia belakang berventilasi. Berbagai macam aksesoris penambah gaya,  disebut bakal tersedia termasuk kit dari TRD dan Modellista.

“Model ini berbasis Daihatsu Rocky, SUV baru Daihatsu yang menggunakan platform anyar Daihatsu New Global Architecture (DNGA). Dia memiliki dimensi panjang 3.995 mm, lebar 1.620 mm, dan tinggi 1.695 mm. Panjang wheelbase-nya, 2.525 mm,” demikian keterangan yang dikutip laman Life30.on.

Kolaborasi Daihatsu – Toyota
Sementara, seperti dilaporkan Wartawan Motoris M. Lulut Ayatulloh dari Tokyo, hingga hari ketujuh pelaksanaan TMS, atau Selasa (29/10/2019), Daihatsu Rocky masih menjadi magnet booth Daihatsu di hajatan dua tahun itu. Para pengunjung pameran yang bukan hanya warga lokal Jepang terpantik rasa penasaran.

Menurut Operating Officer DNGA Business Unit, R&D Connect Group Chief Officer Daihatsu Motor Corporation (DMS) Katsumi Marutani, di sela perkenalan Rocky di arena TMS 2019, Tokyo Big Sight, Rabu (23/10/2019), mengatakan dalam pengembangan Rocky , Daihatsu Motor Corporation (DMC) juga menggandeng Toyota Motor Corpoartion (TMC). Maklum, DMC merupakan bagian dari Toyota Group.

Daihatsu Rocky versi baru varian warna merah – dok.Motoris

Rocky yang menggunakan platform Daihatsu New Global Architecture (DNGA) ini ditawarkan dalam dua varian mesin. Keduanya adalah mesin 1,0 liter dan 1,2 liter. Menariknya, varian 1,0-liter itu diimbuhi turbo.

Alhasil, mesin tiga silinder 12-katup itu mampu menyemburkan tenaga hingga 98 hp pada putaran mesin 6.000 rpm dan torsi 140,2Nm pada 2.400-4.000 rpm.

Dengan melihat sederet fakta ini, jika Rocky – Raize benar dijajakan di Indonesia, bisa dipastikan bakal menjadi pembuka episode anyar cerita tentang mobil kembar  Toyota dan Daihatsu. Sebab, dua pabrikan itu telah merajut cerita seperti itu sejak kehadiran Avanza – Xenia pada tahun 2004 lalu.

Kisah sukses cerita ini kemudian dilanjutkan oleh Rush – Terios, Agya – Ayla, hingga Calya – Sigra. Kini, layar telah menanti jalinan kisah baru. Episode anyar tentang perjalanan mobil kembar pun segera dimulai . (Lut/Ara)

SUV Daihatsu Rocky versi terbaru diluncurkan di hajatan Tokyo Motor Show 2019 – dok.Motoris

CATEGORIES
TAGS
Share This