Mobkas Chevrolet Masih Diminati, Harga Tertekan

Mobkas Chevrolet Masih Diminati, Harga Tertekan
Chevrolet Captiva bekas di showroom WSN MOtor, Graha Raya, Tangerang Selatan - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Kabar tentang rencana General Motors (GM) yang akan menghentikan penjualan mobil di Indonesia pada Maret 2020 nanti, telah menyebar di kalangan masyarakat, dan membawa dampak tersendiri di bursa mobil bekas Chevrolet. Meski masih banyak diburu calon pembeli, namun nilai tawar harganya melemah.

“Kabar mau berhentinya penjualan (GM- Chevrolet) tahun 2020 nanti, sudah banyak yang tahu. Tapi, oarng yang cari mobil Chevrolet tetap saja ada. Karena kan Chevrolet itu dari kemarin-kemarin kan peminatnya terbatas, ya segitu-segitu saja. Karena memang, merek Amerika tidak sebanyak merek Jepang. Tapi, tetap ada yang cari, minat masih tinggi,” tutur pimpinan showroom mobil bekas Graha Motor, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Nanang Somantri, saat ditemui Motoris, Minggu (3/11/2019).

Hanya memang, kata Nanang, calon pembeli semakin kuat dalam “menekan” pedagang pada saat tawar menawar harga. Para penawar tersebut berdalih diler bakal menghentikan penjualan, sehingga suku cadang bisa langka.

Pernyataan serupa diungkapkan petugas penjualan showroom WSN Motor, Jalan Graha Raya, Bintaro, Tangerang Selatan, Agus. Menurut dia, sejak ada kabar recana penghentian penjualan mobil Chevrolet di Tanah Air, pekan lalu, pengunjung yang satang ke showroom menanyakan mobil Chevrolet jumlahnya sama dengan pekan-pekan sebelumnya.

WSN Motor masih menjajakan mobkas Chevrolet – dok.Motoris

“Kami sampaikan ke calon pembeli, Chevrolet Indonesia sudah menyatakan akan tetap menjamin keberadaan onderdil, servis dan perawatan mobil. Bahkan garansi untuk mobil yang baru juga masih dijamin,” kata dia, kepada Motoris, Minggu (3/11/2019).

Lantaran itu pula, lanjut Agus, showroom-nya tetap menawarkan Chevrolet Captiva 2012 dengan harga Rp 145 juta. Sedangkan Captiva tahun 2006 dengan banderol Rp 95 juta. “Harga tetap seperti semula. Meskipun pengunjung yang datang, menawarnya jauh di bawah. Enggak, apa-apa, toh nanti juga tawar menawar bisa ditemukan kesepakatan,” imbuh Agus.

Di WTC masih ramai
Penjual yang menawarkan mobkas Chevrolet juga ada di bursa mobil bekas WTC Mangga Dua, Jakarta. Kabar akal cabutnya GM dari Indonesia tak serta merta membuat para pedagang di tempat ini langsung obral stok.

“Pedagang masih optimis, masih banyak yang berminat. Terutama orang-orang yang suka mobil merek Amerika. Memang sih, bisa saja harganya turun banyak, tapi kalau kita bicara peminat, saya kira kok masih banyak. Kabar mau cabutnya GM, bisa dimanfaatkan calon pembeli,” tutur Senior Manager WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih saat dihubungi Motoris, Minggu (3/10/2019).

Ilustrasi, New Chevrolet Trax – dok.Istimewa

Dari sejumlah showroom yang dipnatau Motoris terlihat, harga mobkas Cherolet di masing-masing showroom dipatok dalam rentang harga yag mirip alias tidak jauh berbeda antara satu dengan yang lain. Chevrolet Aveo bekas tahun 2010 – 2014 harganya Rp 62 – 130 juta, Chevrolet Captiva tahun 2006 – 2012 dihargai Rp 145 – 161 juta, Chevrolet Trailblazer tahun 2017 – 2018 dibanderol Rp 342 – 351 juta.

Sedangkan banderol Chevrolet Spin 2004 – 2015 dipatok Rp 59 – Rp116 juta, dan Chevrolet tahun 2016 – 2017 dihargai Rp167 – 170 juta. (Yus/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This