Tesi H2, Ternyata Hasil Kongsi Kawasaki – Bimota 

Tesi H2, Ternyata Hasil Kongsi Kawasaki – Bimota 
Bimota TESI H2 yang diluncurkan di hajatan EICMA 2019 - dok.Motorcycle News

Milan, Motoris – Setelah memperkenalkan Bimota Tesi H2 – moge super sport dengan basis Kawasaki H2 Supercharged – di pameran industri sepeda motor internasional EICMA 2019, Kawasaki Motors di Eropa akhirnya resmi mengonfirmasi jalinan kongsi dengan Bimota. Bahkan, Kawaski mengakui, tahun 2020 nanti – kongsi ini – bakal bikin 200 motor joss.

Seperti dilaporkan laman Visordown dan Motorcycle News, Jumat (8/11/2019), dalam pernyataan resminya, Kawasaki Motor menyatakan pihaknya telah mendirikan Italian Motorcycle Investment S.p.A. (selanjutnya IMI) pada 16 April 2019 lalu.

“Pendirian perusahaan ini untuk memproduksi dan menjual sepeda motor kelas atas di bawah merek Bimota di Rimini, Emilia-Romagna, Italia. Setelah menerima dana investasi, Bimota S.A berganti nama menjadi Bimota S.p.A,” bunyi pernyataan resmi itu.

Baca juga: Kawasaki Indonesia Luncurkan W800 Ori Jepang

Ilustrasi, Bimota – dok.Visordown

Bimota yang didirikan 1973 oleh Massimo Tamburini, Giuseppe Morri, dan Valerio Bianchi telah menghadapi gejolak keuangan dan akhirnya lenger. Tak lama kemudian Kawasaki Eropa datang sebagai dewa penyelamat dengan membeli 49,9% saham perusahaan ini.

Hanya dalam hitungan minggu, kongsi ini bergerak cepat menunjukan inovasi. Kawasaki ingin membuat motor baru dengan teknologi paten dari Bimota, yang dinamai Bimota Tesi H2.

Juni 2020
Motor unik yang berbasis Kawasaki Ninja H2, diracik Bimota dengan menggunakan”ramuan” khas Bimota. Perangkat suspensi misalnya, menggunakan peranti hub-centre steering, perangkat suspensi Bimota Tesi yang diluncurkan sejak 1990.

Baca Juga: Di EICMA 2019, Kawasaki Z650 Baru Kian Rancak

Tesi H2, motor Kawasaki H2 Supercharged yang dibesut Bimota – dok.Visordown

Dari tampilan Tesi H2 yang dihadirkan di gelaran EICMA terlihat, perangkat swingarm menggantikan suspensi upside down. Jalur kemudi juga terlihat khas Bimota. Meski hingga kini belum ada informasi rinci soal sistem ini.

Namun, yang pasti, Bimota sudah sesumbar, Tesi H2 bakal lebih joss ketimbang Kawasaki Ninja H2. Padahal, saat ini motor Kawasaki empat silinder ini dikenal sebagai salah satu motor tercepat sejagat.

Meski, mesin H2 yang menyemburkan tenaga hingga 227 hp dibiarkan tetap standar. Begitu pula dengan knalpot dan silencer-nya.

Ilustrasi, perangkat suspensi, rangka, dan mesin Tesi H2 – dok.Visordown

Bimota yang menggunakan pelek karbon OZ Racing Piega, itu bakal dibanderol 50.000 Euro atau seitar Rp 775 jutaan. Penjualan dilakukan mulai Juni tahun 2020. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This