Segera Hadir di India, Innova Versi Anyar Juga Meluncur di RI?

Segera Hadir di India, Innova Versi Anyar Juga Meluncur di RI?
Toyota Kijang Innova milik anggota komunitas yang dipamerkan di hajaran Toyota Jamboree 2019 di Econvention, Ancol, Jakarta, 17 November 2019 - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Kabar soal kehadiran Toyota Kijang Innova versi facelift pada pertengahan tahun 2020 nanti, telah merembet ke Indonesia, karena sejumlah sumber di internal diler utama Toyota menyebut kemungkinan besar versi anyar itu juga meluncur di Indonesia. Maklum, kehadiran versi yang ada saat ini – di India – waktu peluncurannya juga tak berselang lama dengan yang ada di Indonesia.

“Persiapan untuk tahun depan sudah dirancang sekarang. Harapannya kan tahun 2020, penjualan mobil di Indobesia lebih bagus dari yang terjadi selama tahun 2019 ini. Skenario paling jelek ya paling tidak sama. Nah, untuk itu harus ada trigger (pemicu) untuk menggaet konsumen, caranya dengan model baru atau model yang diperbarui (facelift), itu sebagai cara untuk menarik minat konsumen. Salah satu model yang diperbarui itu Innova. Tapi entah kapan jadwal tepatnya, belum bisa disampaikan,” papar salah satu petinggi diler Toyota di kawasan Serpong, Tangerang, Banten saat berbincang dengan Motoris di Summarecon Mall Serpong, Kamis (14/11/219) petang.

Dia memastikan, dalam kondisi industri otomotif roda empat yang lesu seperti sekarang, faktor pemicu penjualan menjadi aspek penting. Selain, program promosi terkait dengan aspek pembiayaan atau kredit seperti uang muka dan suka bunga, soal kebaruan tampilan produk juga besar pengaruhnya.

Namun, Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy, yang dikonfirmasi soal kabar tersebut di sela acara Toyota Jamboree 2019 di Econvention, Ancol, Jakarta, Minggu (17/11/2019) masih enggan untuk membicarakannya. Kendati, tak menampik atau mengiyakannya.

Kijang Innova Reborn milik anggota komunitas Innova – dok.Motoris

No Comment untuk future product ya. Tetapi, menghadirkan model baru atau melakukan penyegaran produk, memang menjadi salah satu cara kami untuk memenuhi harapan, keinginan, dan kebutuhan konsumen. Tentu semua model akan di-study, tidak hanya Innova saja, tapi semua model. Tetapi, soal kapan waktunya (peluncuran) tentu kita memiliki pertimbangan-pertimbangan tersendiri. Kalau ditanya kapan? Ya ditunggu saja,” tutur Anton diplomatis.

Penjualan
Salah satu pertimbangan yang digunakaan sebagai dasar, lanjut Anton, adalah kinerja penjualan yang merupakan indikator minat masyarakat konsumen terhadap model yang bersangkutan. Dia berdalih, penjualan Innova saat ini masih oke.

Buktinya, penjualan ke konsumen secara langsung atau ritel sepanjang Januari – Oktober lalu masih sebanyak 43.600-an unit. Sedangkan penjualan dari pabrik ke diler (wholesales) di rentang waktu yang sama, sebanyak 43.400-an unit.

Dengan penjualan sebanyak ini, Innova berada di urutan keempat terlaris penjualan TAM setelah Avanza, Rush, dan Calya. Data juga menunjukan, penjualan ritel mobil Toyota yang dibukukan TAM di rentang waktu sepuluh bulan itu, tercatat sebanyak  268.200-an unit.

“Penjualan saat ini menunjukan tren baru, yaitu varan bermesin diesel terus meningkat, sehingga porsinya antara varian bermesin diesel dengan bensin saat ni sudah sekitar 50:50%-an. Ini karena mesin baru,” jelas Anton.

Sekadar catatan, PT TAM terakhir kali melakukan “penyegaran” terhadap Innova pada tahun 2017. Saat itu, dihadirkan tipe tertinggi, yakni Innova Venturer.

Kijang Innova yang saat ini tengah dipasarkan di Indonesia lahir tahun 2015 lalu- dok.Motoris

Hanya, Anton tak mengelak jika tampilan baru atau penyegaran bisa menjadi senjata tokcer untuk menggaet konsumen. Terlebih, di saat pasar melempem seperti saat ini.

Tetapi, indikasi lain yang cukup kuat untuk menarik kesimpulan segera hadirnya Innova versi anyar di Tanah Air, datang dari Innova Community atau komunitas pengguna Kijang Innova. Sang Ketua Harian, Fransisca FA saat ditemui di tempat yang sama, mengaku telah beberapa kali dimintai masukan oleh Toyota Indonesia.

“Sepertinya begitu (mungkin akan diluncurkan versi anyar Innova). Sudah beberapa kali komunitas dimintai pendapat melalui survei. Kalau masukan dari kami, yang paling penring fitur keamanan. Karena harganya kan sudah Rp 400-500 jutaan,” ungkap perempuan yang akrab disapa Sisca itu.

Fransisca FA, Ketua Harian Innova Community – dok.Motoris

Sebelumnya, di akhir Oktober lalu, laman Cardekho melaporkan Toyota Innova versi facelift kemungkinan besar digelontorkan di India pada pertengahan tahun 2020 mendatang. Bahkan, media itu menyebut, rendering atau rekaan tampilan Innova versi baru itu telah muncul di dunia maya. (Sep/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This