Datsun Wassalam, Persaingan Pasar LCGC Tetap Tajam

Datsun Wassalam, Persaingan Pasar LCGC Tetap Tajam
Ilustrasi, MPV LCGC Daihatsu Sigra - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Nissan Indonesia dipastikan bakal menghentikan produksi mobil Datsun – baik GO, GO+, maupun Cross – mulai Januari 2020 nanti. Hilangnya Datsun dari arena pertarungan di pasar mobil di Tanah Air, dinilai tak akan serta merta menjadikan persaingan di segmen pasar mobil murah ramah lingkungan (LCGC) yang selama ini dihuni Datsun, kendur.

“Persaingan masih akan tetap ketat. Bukan berarti ada merek yang mundur dar segmen itu, lalu persaingan jadi kendur, enggak begitu. Karena ini menyangkut perilaku konsumennya, minat mereka. Itu yang dicoba ditarik masing-masing brand. Persaingannya di situ,” tutur Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jongkie Sugiarto, saat dihubungi Motoris, Rabu (27/11/2019).

Terlebih, lanjut Jongkie, mayoritas konsumen LCGC merupakan orang yang baru pertama kali membeli mobil. Konsumen ini umumnya tidak memiliki keterikatan emosional yang tinggi dengan brand tertentu.

Selain itu, faktor harga menjadi pertimbangan utama selain desain atau tampilan. Dengan demikian, mereka bebas “bergerak” menentukan pilihannya.

Baca juga: Sayonara Datsun Indonesia!

Ilustrasi, ragam varian Datsun yang dipasarkan Datsun Indonesia – dok.Istimewa

Pernyataan serupa diungkapkan Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy, saat dihubungi Rabu (27/11/2019) malam. “Persaingan masih akan ketat. Di hatchback masih ada Honda Brio dan Suzuki Karimun. Sedangkan di segmen MPV seven seater (LCGC) ada pemain baru, Renault Triber,” kata dia.

Sementara, Chief Operating Officer Maxindo Renault Indonesia – agen pemegang merek Renualt di Indonesia yang baru – Davy J Tuilan di diler Renault Pluit, Jakarta Utara, Senin (18/11/2019) lalu mengklaim Triber telah terpesan 1.543 unit, sejak diluncurkan di GIIAS 2019, Juli lalu.

Dari jumlah itu, kata mantan anggota direksi PT Suzuki Indomobil Sales itu, mayoritas tipe tertinggi yakni RXZ berransmisi otomatis.

“Sekitar 78% merupakan tipe tertinggi, RXZ A/T. Masyarakat biasanya memang akan tertarik mobil baru, dan memilih tipe tertinggi,” ujar dia.

Baca juga: Maaf, Calya Baru Hadir Bukan Karena Keder ada Renault Triber

Renault Triber – dok.Motoris

Renault Triber yang mengusung mesin 1.0 Liter seperti yang digunakan Renault Kwid itu dibanderol Rp 133 – 168 juta on the road Jakarta. Mesinnya menyemburkan tenaga hingga 72 hp pada putaran mesin 6.250 rpm dengan torsi 96 Nm pada 3.500 rpm. (Fer/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS