Ongkos Iklan Facebook dan Google Membunuh Startup Skuter Listrik

Ongkos Iklan Facebook dan Google Membunuh Startup Skuter Listrik
Skuter listrik Unicorn - dok.Istimewa

Texas, Motoris – Perusahaan startup skuter atau otoped listrik  di Amerika Serikat bangkrut. Perusahaan bernama Unicorn yang basisnya di Texas itu gulung tikar akibat sebagian besar pendapatannya habis untuk menutupi biaya iklan di Facebook dan Google.

The Verge seperti dilansir BBC mengatakan perusahaan yang berbasis di Texas itu menjual 350 unit skuter otoped dengan harga US$699 per unit. Skuter itu sendiri memiliki kecepatan tertinggi 15 mil per jam (mph) dengan jarak tempuh maksimal 15 mil.

Crunchbase, perusahaan yang fokus merekam kinerja startup dunia, mengatakan, Unicorn telah mengumpulkan hasil penjualan hanya US$150.000 yang tidak cukup untuk membayar biaya iklan yang dihabiskannya.

Pendiri Unicorn, Nick Evans telah mengambil langkah menjual aset skuter listrik guna menawarkan pengembalian dana sebagian konsumennya. Ia mengaku menyesal dengan kondisi yang menimpa perusahaan rintisannya itu.

“Sayangnya kami tidak memiliki sumber daya untuk mendanai Unicorn, dan juga tidak dapat memberikan pengembalian uang kepada pemesan produk kami karena kami benar-benar kehabisan dana,” tulis Evans dalam surat elektroniknya ke pelanggan.

Baca juga: Dilarang Naik Skuter Otoped Listrik di Jalan Raya!

Ilustrasi, pengguna skuter listrik – dok.Istimewa

Ia menjelaskan biaya iklan Facebook dan Google menyedot dana besar dan semua itu di luar perhitungan. Biaya iklan dinilai terlalu mahal untuk membangun bisnis yang berkelanjutan. Anggaran iklan itu menguras habis uang perusahaan lebih cepat dari prediksi.

“Sebagian besar pendapatan digunakan untuk membayar iklan Facebook untuk mendatangkan traffic ke website,” ujarnya. (Gen)

CATEGORIES
TAGS
Share This