Coba Kejar CR-V, Wuling Almaz Masih Laku 7.429 Unit

Coba Kejar CR-V, Wuling Almaz Masih Laku 7.429 Unit
Wuling Almaz 7 kursi penumpang - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Sepanjang Januari hingga Oktober lalu PT SGMW Indonesia atau Wuling Motors Indonesia membukukan penjualan ke diler (wholesales) sebanyak 17.731 unit. Data internal perusahaan menunjukan, dari jumlah ini 7.429 unit diantaranya merupakan SUV Wuling Almaz.

“Almaz menjadi model paling laris di antara model-model yang ada. Kontribusinya kalau kita lihat kan sekitar 40%-an. Tentu ini sebuah prestasi, mengingat sebagai pendatang baru di pasar SUV medium di Tanah Air (diluncurkan pada Februari),” tutur Senior Brand Manager Wuling Motors Indonesia, Dian Asmahani kepada Motoris, di Jakarta, Kamis (19/12/2019).

Almaz yang diposisikan sebagai SUV medium, di pasar berhadapan dengan Honda CR-V, Nissan X-Trail, Mazda CX-5, Dan Hyundai Tucson. Sebagai pendatang baru, penjualannya memang terbilang lumayan moncer. Bahkan kini tengah mengejar “penguasa pasar” Honda CR-V, dan sempat menyalipnya. Lebih dari itu, Almaz telah berhasil mengungguli pemain lama seperti Mazda CX-5 dan Nissan X-Trail.

Fakta berbicara. Pada Februari, atau beberapa hari setelah diluncurkan, Almaz terjual (wholesales) sebanyak 586 unit, Honda CR-V 534 unit, Mazda CX-5 128 unit, Nissan X-Trail 45 unit, dan Hyundai Tucson 11 unit.

SUV Wuling Almaz – dok.Motoris

Pada bulan berikutnya, Almaz terjual 397 unit. Pada saat yang sama, Honda CR-V terjual 534 unit, Mazda CX-5 sebanyak 128 unit, Nissan X-Trail 45 unit, dan Hyundai Tucson 11 unit. Artinya, kendati masih kalah dengan SUV andalan Honda itu, namun Almaz masih mengungguli beberapa merek lainnya.

Derap kemajuan penjualan Almaz kian terasa. Terbukti, menapak ke bulan April, penjualan Almaz melonjak menjadi 610 unit. Meski masih jauh di bawah distribusi Honda CR-V turbo yang mencapai 1.078 unit, namun tetap bercokol di posisi kedua.

Sempat ungguli CR-V
Penjualan ke diler (wholesales) Almaz kembali menanjak di bulan kelima atau Mei. Pada bulan ini, Almaz terjual sebanyak 1.130 unit. Dia unggul jauh dari Honda CR-V yang mencatatkan wholesales sebanyak 750 unit.

Hanya, pada bulan Juni, jumlah distribusi itu kembali kempis dan kembali diasapi Honda CR-V. Almaz hanya terdistribusi sebanyak 596 unit. Sedangan Honda CR-V terdistribusi 811 unit.

Soal menciutnya distribusi Almaz di bulan itu, Dian mempunyai alasan tersendiri. Menurutnya, hal itu memang sengaja direm, karena pada Juli, varian baru Almaz – yakni tujuh penumpang diluncurkan. “Karena seven seater  (tujuh penumpang) ini yang ditunggu-tunggu customer, makanya kita fokuskan ke varian baru ini,” ucap Dian.

Ilustrasi, Honda CR-V 1.5 Turbo – dok.Istimewa

Klaim itu bukan isapan jempol semata. Pada bulan Juli, distribusi Almaz memang menanjak menjadi 1.068 unit. Sementara, penjualan ke diler Honda CR-V sebanyak 1.240 unit. Artinya, walau belum mengungguli tetapi Almaz terus mendekati jumlah distribusi CR-V.

SUV  itu masih terus membayangi Honda CR-V pada bulan Agustus. Di bulan kedelapan ini SUV Honda itu terjual ke diler sebanyak 1.240 unit. Adapun Almaz, membukukan distribusi sebanyak 1.022 unit.

Hingga September, Honda CR-V memang masih berkuasa karena terdistribusi sebanyak1.228 unit. Meski masih berada di urutan kedua atau tepat di blakang Honda CR-V, tetapi penjualan Almaz menciut menjadi 844 unit.

Lagi-lagi penyusutan penjualan terjadi pada bulan Oktober. Almaz hanya mengoleksi angka penjualan 844 unit. Jumlah ini terpaut 384 unit dibanding distribusi Honda CR-V yang sebanyak 1.228 unit.

Ilustrasi, Mazda CX-5 tahun 2019. Wuling Almaz di Indonesia juga telah mengungguli penjualan Mazda CX-5- dok.Car and Driver

Pada November Almaz dibeli diler sebanyak 729 unit. Adapun, di bulan ini, dalam keterangan kepada media, Rabu (18/12/2019), PT Honda Prospect Motor tidak mencantumkan angka wholesales, tetapi penjualan ritel Honda CR-V yakni sebanyak 844 unit. Yang pasti, Almaz masih terus mengejar Honda CR-V. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This