All New BeAT, Amunisi Andalan Honda di Saat Pasar Masih Sulit

All New BeAT, Amunisi Andalan Honda di Saat Pasar Masih Sulit
All New Honda BeAT Street - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – PT Astra Honda Motor (AHM) mulai memainkan strategi menggarap pasar sepeda motor di Indonesia pada tahun 2020 ini, dengan menggempur segmen yang paling “subur” yakni entry level melalui Honda BeAT paling anyar, All New Honda BeAT. Berbanderol Rp 16,45 – 17,25 juta on the road (OTR) Jakarta, motor ini diklaim memiliki sederet keunggulan.

“Sebagai motor skutik Honda terlaris di dunia, All New Honda BeAT series memiliki perubahan platform secara keseluruhan dengan mesin dan rangka baru, serta desain, performa dan fitur terbaru. Generasi terbarunya kini hadir dengan desain yang semakin compact dan stylish, didukung rangka baru eSAF yang lincah dan mudah dikendalikan, mesin berperforma tinggi, irit, serta dapat mengekspresikan keceriaan penggunanya,” ungkap President Director AHM Toshiyuki Inuma mengawali sambutannya saat peluncuran motor tersebut di JiExpo, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

BeAT selama ini terbukti menjadi motor terlaris. Tak hanya di antara model Honda yang ada, tetapi juga di antara merek-merek motor skuter matik (skutik) yang ada di Indonesia.”Sejak produk ini diluncurkan di 2008 hingga saat ini, lebih dari 17 juta unit Honda BeAT digunakan oleh masyarakat berbagai usia dari seluruh pelosok Indonesia untuk berbagai aktivitas,” ujar dia.

Pernyataan senada diungkapkan Marketing Director PT AHM, Thomas Wijaya. Tahun lalu, kata Thomas, BeAT terjual sebanyak 1,8 juta unit. “Pada tahun ini, pasar (sepeda motor di Tanah Air) kami kami estimasikan flat, atau stabil volume (total penjualan) 6,4 – 6,5 juta unit karena berbagai hal. Dan kami (penjualan Honda) pada kisaran 4,8 – 4,9 juta unit (total penjualan),” kata dia usai peluncuran.

All New Honda BeAT, tahun ini ditargetkan terjual 150.000 unit per bulan atau 1,8 juta unit setahun – dok.Motoris

Dengan proyeksi penjualan yang masih stagnan seperti itu (total pasar 6,4 – 6,5 juta unit dan Honda 4,8 – 4,9 juta unit) , BeAT juga dipatok memberi kontribusi yang tak muluk-muluk. Hanya 150.000 unit saban bulan, atau 1,8 juta unit per tahun seperti tahun sebelumnya.

Tetapi, dengan menyodorkan BeAT anyar ini PT AHM setidaknya bakal mengawali penjualan tahun 2020 ini lebih kencang. Pasalnya, di tengah pasar yang diramal masih muram, segmen entry level dimana BeAT berada merupakan ceruk terbesar alias yang tersubur.

“Pasar entry level yang saat ini berkontribusi sekitar 30 – 40% terhadap total penjualan skutik Honda. Dan BeAT sangat diminati masyarakat karena menjawab kebutuhan konsumen baik dari sisi perfoma, desain, maupun fungsionalnya,” ucap Thomas.

Sementara, data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukan, dari 6,4 juta unit lebih motor yang terjual di Tanah Air, 87%-nya merupakan model skutik. Dan dari jumlah skutik yang terjual, 30% lebih merupakan entry level, dimana Honda BeAT merajai atau bisa dibilang mencengkeram pasar, tanpa ada perlawanan berarti dari pesaing.

All New Honda BeAT – dok.Motoris

Pasar masih sulit
Jika AHM memproyeksikan penjualannya secara konservatif dengan level penjualan yang masih sama dengan tahun lalu, cukup masuk akal. Pasalnya, tantangan yang dihadapi – khususnya – daya beli masyarakat yang masih belum menguat juga masih besar.

Seperti diungkapkan peneliti di Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistra Adhinegara, daya beli masyarakat – khususnya kelompok terbesar yakni menengah ke bawah – tahun ini masih lemah.

“Seperti pada tahun lalu, harga komoditas yang dihasilkan petani di wilayah perkebunan juga belum membaik. Ini dikarenakan komoditas ekpor Indonesia masih berupa barang setngah jadi, sehingga sangat retan fluktuatif dan tergantung kondisi pasar ekspor. Sementara, negara-negara tujuan ekspor juga mengalmi gonjang-ganjing akibat ekonomi global,” kata dia saat dihubungi, Rabu (16/1/2020).

Pada sisi lain, sejak 1 Januari lalu, harga eceran rokok naik 30% seriring dengan dikereknya tarif cukai tembakau dan produk olahan tembakau. Padahal, sekitar 35% kelompok masyarakat menengah ke bawah di Indonesia merupakan perokok aktif.

All New Honda BeAT series yang akan menggemur ceruk pasar tersubur yakni skutik entry level – dok.Motoris

“Dan dengan kenaikan harga eceran rokok itu, inflasi yang ditimbulkan – meski besarannya secara nasional relatif kecil – akan tetap terasa bagi rumah tangga. Apalagi, jika iuran BPJS juga naik dan subsidi listrik untuk golongan rumah tangga 900 VA benar-benar jadi dicabut. Begitu pula dengan (subsidi) gas LPG 3 kiloan. Artinya, daya beli masyarakat akan semakin tertekan,” papar Bhima.

Artinya, jika Honda menggempur segmen paling subur mengawali langkahnya di tahun 2020 ini sangatlah beralasan.

Keunggulan
Sebagai produk yang benar-benar mengalami ubahan secara total, Honda mengklaim All New Honda BeAT series  ini dibekali sederet keunggulan. Soal mesin misalnya, disebut baru yakni mesin 110cc SOHC dengan sistem pembakaran injeksi PGM-FI yang merupakan teknologi eSP (enhanced Smart Power) seperti yang digunakan Honda Genio. Mesin ini diklaim menghasilkan tenaga 6,6 kW pada 7.500 rpm dengan torsi 9,3 Nm pada 5.500 rpm.

AHM juga menyebut hasil tes internal yang dilakukannya dengan metode ECE R40, menunjukan konsumsi bahan BeAT paling gres ini mencapai 60,6 km/liter (fitur ISS on). Artinya, jika tangki diisi penuh motor bisa diajak berjalan menemouh jarak hingga 254,52 kilometer.

All New Honda BeAT dengan varian CBS-ISS telah dilengkapi dengan fitur ISS (Idling Stop System) yang berperan mematikan mesin secara otomatis saat motor berhenti dan menyala kembali saat tuas gas diputar. Honda Indonesia itu juga melengkapinya dengan lampu depan berteknologi LED.

All New Honda BeAT saat dites jalan – dok.Istimewa

Pada varian CBS-ISS terdapat power charger pada Inner Rack kanan depan untuk mengisi ulang baterai gadget. Step Floor-nya luas dengan ground clearance 147 mm.

Rangkanya– yang sama dengan yang digunakan Honda Genio – yakni enhanched Smart Architecture Frame diklaim lebih ringan 8% dibanding rangka versi lawas. Alhasil, membuat pengendalian motor lebih stabil serta nyaman saat dikendarai. Kapasitas bagasinya disebut mencapai 12 liter. (Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This