Siap Jualan di RI, Mobil MG di India Laku Segini

Siap Jualan di RI, Mobil MG di India Laku Segini
MG Hector di India - dok.Autocar India

Jakarta, Motoris – Kabar rencana merek mobil asal Inggris MG (Morris Garage) Motor (yang pada tahun 2008 lalu dibeli pabrikan otomotif Cina, SAIC Motor) berjualan di Indonesia semakin santer. Bahkan, merek ini disebut mendaftarkan diri di asosiasi industri kendaraan bermotor di Indonesia.

“Soal kapan masuknya dan kapan penjualannya enggak tahu. Tetapi, merek ini mendaftarkan di sebagai anggota di Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia),” ungkap Sekretaris Jenderal Gaikindo, Kukuh Kumara, saat dihubungi, Rabu (15/1/2020).

Kolega Motoris di Kementerian Perindustrian menyebut kemungkinan besar MG juga bakal memproduksi mobilnya di Indonesia dengan merakitnya di fasilitas milik Wuling Motors Indonesia. Sebab, sampai saat ini SAIC – yang merupakan perusahaan BUMN Cina – belum ada tanda-tanda berinvestasi mendirikan pabrik.

“SAIC memang telah bekerjasama dengan Charoen Pokphand di Thailand dan mendirikan pabrik di sana. Tetapi, seperti halnya Wuling, SAIC (yang merupakan pemilik 50,1% saham di kongsi SGMW bersama General Motors yang meegang saham 44% dan Wuling Group sisanya) juga memiliki strategi leading in cost dengan lower price strategy,” ungkap dia saat dihubungi, Kamis (16/1/2020).

SUV MG HS yang diluncurkan di Thailand, kini menjadi tulang punggung penjualan perusahaan patungan SAIC Motor- Charoen Pokphand Group di Thailand – dok.Bangkok Post

Selain di Thailand, negara Asia lainnya yang sudah diserbu SAIC dengan mobil MG adalah India. Melalui MG Motor India, SAIC menggelontorkan SUV MG Hector yang diluncurkan pada Juli 2019 lalu.

Seperti dilaporkan laman Car and Bike, belum lama ini, sepanjang Juli hingga Desember penjualan MG Hector tercatat sebanyak 15.930 unit. Sebuah kinerja penjualan yang bagus, karena jumlah sebesar itu tercapai hanya dalam kurun waktu enam bulan.

“Jika dilihat dari angka rata-rata penjualan bulanan, penjualan MG Hector ini lumayan mengingatindustri otomotif India yang menghadapi tren penurunan besar sepanjang tahun 2019,” tulis media itu. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This