Merek Lain Tanggapi Santai Kehadiran Suzuki XL7

Merek Lain Tanggapi Santai Kehadiran Suzuki XL7
Suzuki XL7 - dok.Istimewa via Kompas.com

Jakarta, Motoris – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) berencana meluncurkan secara resmi varian crossover berbasis Suzuki Ertiga pada Sabtu (15/2/2020) nanti, dan memposisikannya sebagai Low SUV. Sejumlah merek lain yang juga menjajakan Low SUV di Tanah Air menanggapi santai kehadiran mobil yang kabarnya dinamai XL7 itu.

Agen Pemegang Merek (APM) mobil Dongfeng Sokon, PT Sokonindo Automobile (DFSK) yang memiliki Low SUV Glory 560 salah satunya. DFSK menganggap kehadiran Suzuki XL7 itu justeru sebagai pemacu kreatifitas dan semangat perusahaan untuk menghadirkan yang terbaik bagi konsumen.

“Banyaknya pilihan di segmen SUV (termasuk di sub segmen Low SUV), justeru akan menjadi kemudahan bagi konsumen. Bagi kami, akan menjadi motivasi untuk menghadirkan kualitas produk yang sesuai sesuai kebutuhan market,” tutur Public Relation & Digital Manager Sokonindo (DFSK), Arviane Dahniarny saat dihubungi Motoris, Rabu (12/2/2020).

Pun jika benar PT SIS bakal memainkan strategi dengan harga yang “bersahabat” untuk XL7 yang disebut bakal dimulai pada kisaran Rp 230 juta. “Tentunya, setiap brand memiliki keunggulan dan strategi tersendiri. Untuk produk SUV kami masih (menawarkan keunggulan layanan purna jual) dengan 7 years atau 150.000 kilometer warranty,” terang wanita yang akrab disapa Ane itu.

Tampilan belakang DFSK Glory 560 – dok.Motoris

Respon santai juga ditunjukan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) yang pertengahan November 2019 lalu menggelontorkan Mitsubishi Xpander Cross. Bahkan, Head of Sales and Marketing Group PT MMKSI, Imam Choeru Cahya, secara tersirat menyatakan tak khawatir dengan kehadiran Suzuki XL7.

Sebab, kata dia, sejak diluncurkan hingga kini penjualan Xpander Cross sesuai dengan harapan dan target yang dipatok MMKSI. Menurut dia, sejak meluncur hingga Januari 2020 mobil itu sudah terjual sebanyak 3.933 unit. Angka penjualan ini merupakan penjualan rtel yakni angka riil penjualan langsung ke konsumen.

“Xpander Cross ini kita launching November ya (12 November). Dan sampai Desember kita sudah jual 2.121 unit. Kemudian di Jjanuari 1.812 unit, jado total, kurang lebih 3.933 unit. Porsinya, (penjualan di) Jabodetabek 39% kurang lebih, Jawa Timur 11%, Jawa Barat 9%, Jawa Tengah 5% dan Sumatra 4%,” papar Imam di sela tes drive sejumlah mobil Mitsubishi yang bertajuk #AyoGasTerus Media Adventure 2020, di Ubud, Bali, belum lama ini.

Xpander Cross – dok.Motoris

Konsumen sudah pintar
Xpander Cross, kata Imam, juga dibekali sederet fitur yang dibutuhkan masyarakat. Artinya, dari segi produk, purnajual ataupun fitur-fitur yang tersenat telah diperhitungkan dengan cermat agar memenuhi kebutuhan dan harapan konsumen.

“Mungkin nantinya bakal ada penambahan fitur-fitur yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Bagi masyaraka, ini (kehadiran Suzuki XL7) bagus karena akan lebih banyak pilihan. Tapi sekarang konsumen juga sudah pintar bagaimana cara memilih kendaraan sebelum membeli kendaraan,” tandas dia.

General Manager Marketing Planning Division PT Toyota Astra Motor (TAM) Mohammad Farauk yang dihubungi mengatakan, pihaknya justeru terpacu dengan kehadiran pemain baru di segmen Low SUV, dimana jagoannya – yakni Toyota Tush – berada. Terlebih, meski penjualan Rush sudah berada di urtan teratas, Toyota tak akan berhenti berinovasi demi memantik minat beli masyarakat.

Ilustrasi, Toyota All New Rush – dok.Motoris

“Sampai sejauh ini respon customer terhadap Rush ini sangat baik. Tetapi kami tidak berhenti sampai di situ saja. Kami terus berinovasi baik melalui product refreshment, meningkatkan layanan purna jual,  selain memberikan total customer experiences yang terbaik. Dan tentunya juga ada program-program lainnya,” kata dia.

Data yang dikompilasi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia menunjukan, sepanjang tahun 2019 lalu, Toyota Rush menjadi jawara penjualan di segmen Low SUV. Dia membukukan penjualan sebanyak 61.569 unit. Berada di belakangnya ada Daihatsu Terios yang laku 22.960 unit, Honda BR-V 4.071 unit, serta DFSK Glory 560  yang terjual sebanyak 1.275 unit. (Lut/Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This