SUV Baru Gagal Meluncur di Jenewa, Toyota Cari Cara

SUV Baru Gagal Meluncur di Jenewa, Toyota Cari Cara
Sebuah model yang disebut sebagai calon SUV baru Toyota dengan basis Toyota Yaris - dok.Avarivarii via AutoExpress

Jakarta, Motoris – Hajatan Geneva International Motor Show (GIMS) 2020 yang sedianya digelar di Jenewa, Swiss, 5 – 15 Maret, secara resmi dinyatakan batal dilaksanakan. Keputusan itu diambil demi mencegah penyebaran virus corona.

Sejumlah pabrikan yang berencana meluncurkan model anyar maupun memperkenalkan konsep pun gagal mewujudkan rencananya. Salah satu di antara mereka adalah pabrikan asal Jepang, Toyota.

Seperti dilaporkan laman Carscoops, (4/3/2020) Toyota yang menjadwalkan peluncuran SUV anyar berbasis Toyota Yaris di gelaran itu, hingga kini belum punya rencana baru. Meski sejumlah pabrikan telah menemouh cara baru melalui sarana digital, yakni prosesi peluncuran yang disiarkan via live streaming.

Seorang sumber di Toyota Eropa kepada Autonews Europe mengatakan penundaan itu mungkin aberlangsung beberapa minggu atau bulan. “Bisa beberapa pekan atau berbulan-bulan, “ kata dia, Selasa (3/3/2020).

Teaser bagian belakang SUV anyar Toyota yang berbasis Toyota Yaris – dok.Carbuyer

Laman Auto Express , Selasa (18/2/2020) melaporkan mobil ini menggunakan platform TNGA-B, yakni sebuah platform baru yang dikembangkan. Namun dia menggunakan homologasi khusus, GR Yaris.

Toyota telah mengonfirmasi bahwa SUV itu mengadopsi sistem penggerak semua roda yang berbasis teknologi cerdas. Perangkat sistem suspensinya struts MacPherson dan balok puntir di belakang.

“Segmen pasar yang akan dibidik merupakan segmen pasar yang sedang tumbuh. Sehingga dia (SUV anyar itu) bisa menarik konsumen di segmen C,” ungkap Executive Vice-President Toyota Eropa, Matt Harrison seperti dikutip The Guardian.

Konvensional dan hybrid
Selain mesin berbahan bakar bensin, Toyota juga menawarkannya dalam versi hybrid, yakni memadukan antara mesin bensin berkapasitas 1.500 cc dengan motor listrik. Semburan tenaganya diklaim hingga sebesar 113 hp.

Dengan teknologi itu, maka 80% perjalanan di jalanan perkotaan bakal ditopang oleh sumber tenaga listrik. Motor listrik ini mengggunakan baterai ion lithium.

Tampian belakang SUV baru Toyota berbasis Yaris – dok.Avarvarii via AutoExpress

Sedangkan versi mesin konvensional berbahan bakar bensin 1.5 liter disebut seperti yang ada di Yaris generasi sekarang. Mesin itu dipadu dengan transmisi manual maupun otomatis CVT atau ada pilihan transmisi pada Yaris model saat ini.

Varian mesin bensin disebut hanya akan ditawarkan untuk pasar tertentu. Penjualan ke pasar-pasar yang dibidik tergantung permintaan calon pembeli. (Fan/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This