Hingga Februari, Honda Jazz Masih Terlaris di Pasar Hatchback

Hingga Februari, Honda Jazz Masih Terlaris di Pasar Hatchback
Ilustrasi, Honda Jazz - dok.Hargamobil.com

Jakarta, Motoris – Sepanjang dua bulan pertama atau Januari hingga Februari lalu, tercatat sebanyak 4.933 unit hatchback – baik small maupun hatchback- yang terjual atau terdistribusi dari pabrik ke diler (wholesales). Dari jumlah itu, Honda Jazz masih membukukan jumlah terbanyak.

Data yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukan, di rentang waktu itu, total wholesales Honda Jazz sebanyak 2.173 unit. Jumlah tersebut terdiri dari penjualan Januari yang sebanyak 1.369 unit dan Februari 804 unit.

Berada di urutan kedua terdapat Toyota Yaris yang terjual ke diler sebanyak 1.456 unit. Rinciannya, penjualan di Januari sebanyak 847 unit dan Februari 609 unit.

Suzuki Baleno, menempati posisi ketiga dengan total penjualan sebanyak 891 unit, yang dicatatkan pada Januari sebanyak 563 unit dan Februari 328 unit. Hatchback medium Honda, yakni Honda Civic berada di urutan keempat dengan total penjualan 252 unit, yang dibukukan pada bulan Februari saja, karena di bulan Januari belum ada penjualan.

Ilusrasi, Toyota Yaris Hykers – dok.Motoris

Kemudian Mazda 2 di urutan berikutnya dengan mengoleksi angka penjualan 124 unit yang dikumpylkan selama Januari sebanyak 67 unit dan Februari 57 unit.

Posisi keenam ditempati Volkswagen (VW) Polo yang mencatatkan penjualan sebanyak 30 unit, terdiri dari penjualan di januari 10 unit dan Februari 20 unit. Sedangkan di urutan ketujuh ada Mazda 3 yang terjual 25 unit pada bulan Februari, karena di januari tidak ada penjualan yang dicatatkan.

Adapun hatchback besutan Kia Motors berada di posisi bontot atau ke delapan dengan total wholesales 7 unit. Jumlah itu merupakan gabungan dari penjualan Januari yang sebanyak 4 unit dan Februari 3 unit.

Suzuki New Baleno – dok.Motoris

Potensi cukup besar
Sekadar catatan, jumlah total penjualan hatchback itu merupakan angka penjualan small hatchabcak dan medium hatchback, dan tidak termasuk hatchback LCGC. Lantas bagaimana sejatinya potesi pasar sedan buntung itu di Tanah Air?

“Hatchback itu kendaraan orang muda atau keluarga muda. Selain itu juga kental dengan aspek lifestyle. Kalau kita lihat di struktur penduduk, jumlah penduduk terbanyak di kita itu orang uda atau keluarga muda. Artinya, potensi pasar ini secara umum memang cukup besar. Tetapi, kalau sekarang kan ada tantangan wabah virus corona. Tetapi, pada dasarnya cukup besar, tinggal bagaimana APM-APM (agen pemegang merek) itu menawarkan model yang menarik,” papar Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto saat dihubungi, di Jakarta, Senin (6/4/2020).

Ilustrasi, Honda Civic RS Hatchback diluncurkan di Indonesia, 6 Februari 2020 – dok.Motoris

Terlebih, hatchback memiliki daya tarik tersendiri bagi penggemar sedan. Pasalnya, mobil jenis ini memiliki pajak (Pajak Penjualan Barang Mewah/PPnBM, yang ada saat ini sebelum ketentuan PPnBM baru diberlakukan tahun 2021 nanti) lebih kecil dibanding sedan.

Pasalnya, di peraturan itu disebutkan bertipe non sedan yang memiliki sistem satu gardan penggerak (4×2) dengan kapasitas isi silinder di bawah 2.500 cc hanya dikenakan beban PPnBM sebesar 10% – 20%. Sedangka PPnBM sedan bisa mencapai 30%, 40%, dan 125% yang ditetapkan berdasar isi silinder berikut spesifikasi lain yang menyertai. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This