Honda Patenkan Desain Baru, Terinsiprasi Honda Monkey Tapi Lebih Mungil?

Honda Patenkan Desain Baru, Terinsiprasi Honda Monkey Tapi Lebih Mungil?
Ilustrasi, Honda Monkey saat dipamerkan di IIMS 2019 - dok.Motoris

Tokyo, Motoris – Pabrikan sepeda motor terbesar dunia – Honda Motor – diketahui telah mematenkan desain motor yang diduga sebagai varian anyar untuk mengulang cerita sukses serupa dengan Honda Monkey. Namun, secara dimensi ukuran motor anyar itu lebih mungil dan lebih ringkas ketimbang Honda Monkey versi yang ada saat ini.

Seperti dilaporkan laman Visordown, Jumat (24/4/2020) dari gambar-gambar desain yang dipatenkan itu terlihat ada sejumlah perbedaan dengan Honda Monkey, bahkan dengan versi terbaru yang di-reboot pada tahun 2018 lalu. Salah satu perbedaan yang mencolok adalah penempatan mesin.

Jika di Honda Monkey model saat ini mesin konstruksi dan gearbox manual ditempatkan di bawah tangki bahan bakar, pada motor versi anyar diletakkan pada poros. Posisi itu persis dengan letak mesin dan transmisi skuter matik Honda.

Gambar sketsa desain motor yang disebut lebih kompak dari Honda Monkey dan diajukan hak patennya oleh Honda – dok.Visordown

Mesin dan drivertrain tersebut diduga dari generasi lawas. Tujuannya untuk menekan biaya pengembangan. Sehingga versi anyar itu bakal lebih bersaing.

Dugaan bahwa motor itu berbeda dengan Honda Monkey, hanya saja pengembangannya terinspirasi oleh kesuksesan motor tersebut cukup masuk akal. Maklum, Honda Monkey merupakan produk Honda yang fenomenal di dunia, sejak diproduksi pada tahun 1961 hingga kini.

Sehingga daya pikat dan nilai jualnya yang tinggi itu patut diwariskan. Berbagai sumber literatur menyebutkan, pada mulanya Honda Monkey merupakan kendaraan untuk anak-anak pengunjung Tama Tech Park, Tokyo. Namun, akhirnya menjadi model versi jalanan yang menggoreskan keharuman nama di berbagai belahan dunia.

Gambar yang menunjukan perbandingan dimensi antara Honda Monkey dengan model anyar yang diajukan hak patennya oleh Honda. Perbedaan juga terlihat pada penempatan mesin yang berada di poros seperti pada skutik – dok.Visordown

Saat itu memang tak dinyana, motor bermesin 49 cc yang hanya digunakan bagi anak-anak pengunjung taman untuk berkeliling taman, dan tidak dijual untuk umum ternyata diminati masayarakat. Tak sedikit dari mereka yang ingin menungganginya tak hanya di taman.

Alhasil, tahun 1964 Honda memproduksi versi jalanan dari motor tersebut dengan nama Honda CZ100. Bahkan, tahun 1967 motor tersebut dipasarkan ke Eropa dengan nama Z50M.

Lagi-lagi, respon konsumen positif dan permintaan banyak. Sejumlah pesohor dunia tercatat pernah memiliki motor ini. Salah satu di antara mereka adalah pentolan grup band kondang asal Inggris – The Beatles – John Lennon.

Honda Momkey generasi pertama yang dipoduksi pada tahun 1961 – dok.Istimewa

Honda Monkey pun mendunia dengan ragam nama dan desain yang terus berevolusi dari waktu ke waktu. Termasuk ke Amerika Serikat pada tahun 1968 dengan nama Z50A.

Pada tahun 1978, Honda menyuguhkan model ini dengan dimensi ukuran yang lebih besar  dengan kode Z50J-III. Versi ini dinamai Gorilla.

Seperti pendahulunya, Gorilla juga menembus pasat berbagai negara. Degan tangki bahan bakar yang lebih besar, setang yang berbeda, serta menggunakan transmisi kopling 4 tingkat percepatan menjadi ciri khasnya. Itulah ragam varian, di rentang perjalanan sejarah Honda Monkey.

Honda Monkey diluncurkan di GIIAS 2019 – dok.Motoris

Setelah produksinya beberapa kali dihentikan, pada tahun 2018 lalu motor ikonik itu kembali dihadirkan dengan ciri khas gaya klasik. Sambutan konsumen pun tak kalah meriah dari sebelum-sebelumnya.

Di Indonesia, mulai resmi dijual saat diluncurkan di hajatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Juli 2019.Itulah  rekam jejak Honda Monkey yang inspiratif. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This