Di-custom Pakai Alumunium 3D, Ini Honda Monkey Termahal Sejagat

Di-custom Pakai Alumunium 3D, Ini Honda Monkey Termahal Sejagat
Honda Monkey custom 3D oleh VIBA Custom Design - dok.VIBA

Paris, Motoris – Sebuah Honda Monkey yang dimodifikasi custom dengan teknik 3D oleh sebuah perusahaan  spesialis desain 3D di Prancis, VIBA, menjadi Honda Monkey termahal di dunia. Betapa tidak, motor itu memiliki banderaol tebusan US$ 30.000 atau sekitar Rp 450 juta (dengan patokan kurs moderat US$1 = Rp 15.000).

Seperti dilaporkan laman Visordown, 3dprintingindustry, dan Designboom, Kamis (7/5/2020), pendiri VIBA, Yann Bakonyi, mengatakan selama ini teknologi 3D dengan segala produk yang dihasilkan hanya menjadi benda pajangan semata di pameran-pameran dagang. Barang-barang itu benar-benar tak berfungsi atau tak bisa digunakan secara nyata oleh masyarakat.

Oleh karena itulah, perusahaannya mencoba mengubah itu semua.Honda Monkey di-custom dengan teknologi 3D sehingga tampil retro dan modern sarat dengan nilai estetika yang tinggi. Berbagai elemen dicetak ulang dengan menggunakan dari aluminium di motor tersebut – antara lain tangki bahan bakar dirancang dengan sentuhan khusus- dengan pencetakan 3D.

Tangki bahan bakar Honda Monkey yang menggunakan bahan alumnium dicetak 3D oleh VIBA – dok.VIBA via 3dprintingindustry

Hasilnya, Honda Monkey anyar yang dinamai sebagai proyek “Jane” itu tampil layaknya sebuah coachbuild modern. Disinilah keahlian VIBA dalam menghasilkan produk benar-benar menjadi taruhan.

Pasalnya, ada beberapa bagian dari motor tersebut yang rancang bangunnya cukup rumit seperti spatbor depan, serta dudukan lampu utama. Begitu pula dengan lampu sein yang terintegrasi, rak depan yang menggunakan bahan aluminium setebal 155mm – demi menyuguhkan sebagai dudukan kuat, nyaman sekaligus bergaya- tentu dibutuhkan kreasi tersendiri.

Kerumitan serupa terjadi di pencetakan bahan alumunium tuas rem depan dan tuas kopling. Meski secara sekilas terlihat sederhana.

Dududukan lampu utama Honda Monkey yang dicetak 3D oleh VIBA – dok.VIBA via 3dprintingindustry

Begitu pula dengan ubahan pada jok yang terlihat prosesnya sederhana. Ternyata tak demikian, paduan warna abu-abu antrasit untuk lembaran pelapis jok dengan kelir oranye pada tali juga membutuhkan kecermatan dan “cita rasa” yang tinggi.

“Proyek ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa pencetakan 3D dapat diintegrasikan dalam proses industri agar bekerja dengan sempurna (dalam memberikan manfaat nyata kepada masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari,” papar Bakonyi.

Tuas rem depan Honda Monkey juga menggunakan bahan alunium yang dicetak secara custom 3D- dok.VIBA via Visordown

Sedangkan ihwal dipilihnya Honda Monkey, Bakonyi berasalan karena motor mungil itu merupakan produk ikonik yang telah dikenal masyarakat luas. Terlebih, lanjut dia, VIBA dalam setiap membuat produk yang di baliknya terdapat kisah-kisah yang mampu menggugah kenangan masa lalu orang.

“(Karena itu, dengan Honda Monkey ini) Kami ingin menghidupkan kembali kenangan masa kecil pengendara (orang yang melihatnya),” ungkap Bakonyi. (Fer/Ara)

Honda Monkey VIBA Design Custom jika dilihat dari atas – dok.Designboom

CATEGORIES
TAGS
Share This